Pembekalan Calon Alumni Fakultas Adab dan Bahasa: Mempersiapkan Mahasiswa untuk Berdaya dan Berjaya Menghadapi Dunia Kerja

KabarFAB — Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Alumni dengan tema “Berdaya dan Berjaya Menghadapi Tantangan Dunia Kerja” pada Kamis, 23 Oktober 2025 di Gedung Graha UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diikuti oleh sekitar 270 calon wisudawan dari berbagai program studi di Fakultas Adab dan Bahasa, serta menghadirkan pembicara Rosita Kurniawati, S.Fil.I., dari PT. Bank Syariah Indonesia. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd.

Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian akhir proses akademik yang bertujuan memberikan pengetahuan, motivasi, dan pembekalan kepada calon alumni menjelang wisuda. Setiap individu menurutnya, memiliki jalan dan waktu masing-masing dalam mencapai keberhasilan, namun usaha, doa, dan ketekunan tetap menjadi kunci utama. Salah satu pesan penting yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah perlunya menjaga integritas dan kredibilitas pribadi sebagai modal utama dalam dunia kerja. Kemampuan akademik yang tinggi tidak akan berarti tanpa didukung oleh karakter yang jujur, tangguh, dan bertanggung jawab.

Dalam konteks era digital yang semakin maju, mahasiswa diingatkan untuk berhati-hati terhadap rekam jejak digital. Aktivitas di media sosial kini menjadi bagian dari penilaian profesionalisme dan dapat memengaruhi peluang karier seseorang. Karena itu, penggunaan media sosial secara bijak dan produktif menjadi bentuk nyata dari tanggung jawab moral sekaligus profesional.

Wisuda UIN Raden Mas Said Surakarta ke 60, dijadwalkan berlangsung sekitar tiga minggu setelah kegiatan pembekalan ini. Seluruh calon alumni diimbau untuk mempersiapkan diri secara optimal, baik dari segi akademik, mental, maupun spiritual. Pembekalan ini juga menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memperkuat ikhtiar dan memperbanyak doa menjelang transisi menuju dunia kerja.

Kegiatan pembekalan ini diharapkan dapat memberikan bekal praktis dan motivasi bagi calon alumni agar mampu berdaya saing tinggi, berintegritas, serta berkontribusi positif di masyarakat. Fakultas Adab dan Bahasa berkomitmen terus mendukung para lulusannya agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai moral dan spiritual.

Acara kemudian dilanjutkan dengan materi oleh Rosita Kurniawati, S.Fil.I. Beliau dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa tips dan trik untuk mulai masuk dunia kerja. Beliau pada awal presentasinya memberikan pemaparan bahwa kuliah berfungsi menambah ilmu dan pengetahuan, menjadi tempat melatih pengembangan diri, membuka peluang dan jaringan, serta sarana meraih gelar dan mewujudkan cita-cita.

Beliau kemudian mendefinisikan dunia kerja sebagai lingkungan atau keadaan yang berkaitan dengan aktivitas bekerja, di mana seseorang menggunakan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilannya untuk menjalankan tugas tertentu dan mendapatkan imbalan seperti gaji atau pengalaman.

Materi dilanjutkan dengan panduan praktis membuat Curriculum Vitae yang menarik. Poin-poin utamanya meliputi:

  • Penggunaan desain yang rapi dan profesional. Hal ini mencakup pemilihan format yang bersih dan mudah dibaca , penggunaan font sederhana , dan warna yang tidak mencolok. Layout harus terstruktur, mencakup data diri , profil singkat , pengalaman kerja/magang, pendidikan, keahlian, dan prestasi/sertifikat.
  • Menyesuaikan cv dengan posisi yang dilamar. Pemateri menekankan agar tidak mengirim satu CV untuk semua lowongan dan pentingnya menyesuaikan isi CV dengan kebutuhan perusahaan.
  • Menyertakan keahlian yang relevan. Ini terbagi menjadi hard skills dan soft skills (Misal: Kepemimpinan, Komunikasi, Kerja tim, Manajemen waktu).
  • Menambahkan sertifikat atau piagam penghargaan jika ada.

Selanjutnya, Rosita juga membagikan tips interview untuk fresh graduate, yang terdiri dari lima poin: mempersiapkan diri dengan matang, melatih komunikasi dan bahasa tubuh, berpakaian rapi dan profesional, menunjukkan sikap positif dan mau belajar, serta mengakhiri wawancara dengan sopan.

Beliau juga mengidentifikasi kesalahan saat wawancara kerjayang harus dihindari, di antaranya: tidak mempersiapkan diri, datang terlambat, penampilan tidak rapi atau tidak sesuai, menjawab pertanyaan dengan tidak percaya diri, tidak jujur atau melebih-lebihkan kemampuan, tidak mengajukan pertanyaan sama sekali, berbicara negatif tentang tempat kerja sebelumnya, dan tidak mengucapkan terima kasih. Sebagai penutup Rosita Kurniawati berpesan bahwa dunia kerja itu bukan tempat yang mudah, tapi juga bukan tempat yang menakutkan. Beliau menegaskan bahwa dengan sikap positif, kemampuan beradaptasi, dan semangat belajar, siapapun bisa bertumbuh dan mencapai kesuksesan.