KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali menggelar kegiatan Pelepasan Wisuda Alumni ke-61 pada Kamis (16/04/2026) di Siti Aminah wa Abdullah (SWA) Hall. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh 137 wisudawan dengan mengusung tema “From Learning to Leading: Growing Confidence and Thriving Through Every Challenge.”













Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa para alumni tetap akan menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga besar fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta. Oleh karena itu, keberadaan forum alumni, baik di tingkat universitas maupun fakultas, harus terus diperkuat sebagai ruang silaturahmi sekaligus jejaring strategis.
“Alumni bukan sekadar lulusan yang dilepas begitu saja, akan tetapi menjadi bagian dari ekosistem kampus yang harus terus terhubung. Melalui forum alumni, kita bisa saling menguatkan dan membuka peluang,” ungkapnya.
Dekan juga menjelaskan bahwa jaringan alumni memiliki peran signifikan dalam membuka akses dunia kerja. Banyak alumni yang telah sukses kemudian berkontribusi dengan berbagi informasi, peluang, hingga rekomendasi kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, tercipta ekosistem yang saling mendukung dan berkelanjutan. Beliau juga menambahkan bahwa hubungan antara kampus dan alumni harus bersifat simbiosis mutualisme. Kampus akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan akreditasi, sementara keberhasilan alumni menjadi indikator nyata kualitas institusi.
Namun demikian, beliau juga mengingatkan bahwa bekal ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan hanyalah langkah awal. Para lulusan diharapkan terus meningkatkan kompetensi melalui studi lanjut maupun sertifikasi profesional. Menurutnya, pengakuan kompetensi formal seperti sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi nilai tambah penting dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja. Selain itu, kolaborasi juga menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan masa depan. Dekan mendorong para alumni untuk terus menjalin relasi, baik dengan sesama alumni, dosen, maupun berbagai pemangku kepentingan yang telah terhubung selama masa studi.

Tidak hanya aspek akademik dan profesional, Dekan juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan spiritualitas. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga oleh doa dan kedekatan kepada Tuhan.
Menutup sambutannya, ia mengajak para lulusan untuk tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan wisudawan terbaik dari Program Studi Sastra Inggris, Ahmad Danial Latief, S.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pengalaman belajar yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Adab dan Bahasa. Ia mengungkapkan bahwa mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu akademik, namun juga ruang untuk berkembang, didengar, serta difasilitasi dalam menggali potensi diri. Menurutnya, keberkahan ilmu juga tidak lepas dari dedikasi dan doa para dosen serta seluruh sivitas akademika. “Dosen bukan hanya pengajar, namun juga pembimbing yang menanamkan pola pikir kritis, kecintaan terhadap literatur, serta pemahaman bahwa bahasa adalah jembatan kemanusiaan,” ujarnya.
Dalam refleksinya, Ahmad mengajak para lulusan untuk mampu menjawab stigma terhadap bidang sastra dan humaniora melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa lulusan Fakultas Adab dan Bahasa memiliki keunggulan berupa integrasi ilmu, fondasi keagamaan yang kuat, serta kepekaan sosial yang tinggi. “Dunia saat ini tidak hanya membutuhkan kemajuan teknologi semata, namun juga butuh narasi, empati, dan etika. Nilai-nilai ini yang telah kita pelajari bersama,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Adab dan Bahasa (IKAFAB), Danang Catur Satrianto, menuturkan bahwa proses perkuliahan yang diwarnai berbagai tantangan, termasuk revisi skripsi, sejatinya merupakan bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental yang tangguh sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Mengacu pada tema kegiatan, ia mendorong para alumni untuk melangkah dengan penuh percaya diri, membawa nama baik almamater, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan dimanapun akan berada.
Ia mengajak seluruh alumni untuk bergabung dalam IKAFAB sebagai wadah silaturahmi dan pengembangan jejaring alumni. Melalui organisasi tersebut, para alumni diharapkan dapat saling berbagi informasi terkait pendidikan, karier, serta peluang pengembangan diri.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada Alumni Terbaik Program Studi, yakni
| NAMA | Program Studi | IPK | Masa Studi |
| AHMAD DANIAL LATIEF, S.Hum. | Sastra Inggris | 3.93 | 4 Tahun 4 Bulan |
| PUTRI INDAH UTAMI NINGTYAS, S.Pd. | Pendidikan Bahasa Inggris | 3.89 | 4 Tahun 4 Bulan |
| IBRAHIM RAHARJA, S.Pd. | Pendidikan Bahasa Inggris | 3.89 | 4 Tahun 4 Bulan |
| MARINA ULFAH, S.Pd. | Tadris Bahasa Indonesia | 3.69 | 4 Tahun 4 Bulan |
| NANDA RAHMA AL HUSNA, S.Hum. | Bahasa dan Sastra Arab | 3.78 | 4 Tahun 4 Bulan |
| NOFI PERMATASARI, S.Hum. | Sejarah Peradaban Islam | 3.85 | 4 Tahun 4 Bulan |
dan juga Alumni dengan Prestasi di Bidang Non-Akademik, yakni
| Nama | Program Studi | Prestasi |
| Muhammad Umar Al Faruq, S.Hum. | Bahasa dan Sastra Arab | Hafidz Qur’an 30 Juz |
| Muhammad Shiddiq Halim, S.Pd. | Tadris Bahasa Indonesia | Juara Harapan 1 Musabaqoh Hifzhil Qur’an 5 Juz |
| Syita Fitryadesy, S.Pd. | Pendidikan Bahasa Inggris | Adia international Festival – Juara 3 Reading Poetry |
