KabarFAB – Prestasi membanggakan kembali diraih sivitas akademika Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Mega Alif Marintan, M.Hum, dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, berhasil lolos pendanaan penelitian tahun 2025 dengan judul “Peran Perpustakaan PTKI terhadap Literasi Digital: Kajian dalam Mendukung Program SDGs.”

Dalam usulan penelitiannya, beliau menyoroti peran penting Perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam memperkuat literasi digital sivitas akademika. Perpustakaan PTKI dinilai bukan hanya sebagai penyedia koleksi fisik, melainkan juga motor penggerak layanan digital yang mendukung riset, pembelajaran, dan keterampilan abad ke-21. “Perpustakaan di era digital harus bertransformasi menjadi pusat literasi informasi yang adaptif dan inovatif. Literasi digital bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan kemampuan kritis dalam memanfaatkan informasi secara bijak,” terang Mega.
Penelitian ini dikaitkan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Menurut Mega, literasi digital yang diperkuat melalui perpustakaan PTKI akan berkontribusi dalam mencetak masyarakat akademik yang cerdas, inklusif, serta berdaya saing global. “Peningkatan literasi digital melalui perpustakaan PTKI adalah kontribusi nyata bagi terwujudnya pendidikan berkelanjutan yang berkeadilan,” tambahnya.
Keberhasilan Mega Alif Marintan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen muda lainnya untuk terus mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus mendukung reputasi akademik kampus di tingkat nasional maupun internasional.
