KabarFAB – Memasuki hari ketiga, kegiatan Training Camp Rumah Scopus yang diselenggarakan bagi 20 dosen dari Fakultas Adab dan Bahasa, UIN Raden Mas Said Surakarta, semakin menitikberatkan pada aspek teknis penulisan jurnal internasional. Fokus pelatihan beralih dari tahap persiapan konten menuju implementasi dan finalisasi naskah agar siap diajukan ke jurnal bereputasi. Rangkaian kegiatan pada Rabu, 22 Oktober 2025, secara khusus mengusung tema “Tips dan Trik Menyesuaikan Naskah ke dalam Template Jurnal Internasional.” Materi ini merupakan kelanjutan dari sesi sebelumnya, di mana para peserta telah mengasah kemampuan parafrasa dan penerjemahan.




Di bawah bimbingan fasilitator dari Rumah Scopus Indonesia, sesi yang bersifat lokakarya ini memandu peserta untuk mempraktikkan secara langsung penyesuaian naskah mereka. Kegiatan diawali dengan analisis mendalam terhadap struktur template jurnal target, dalam hal ini menggunakan contoh HRPUB Manuscript Template. Para peserta dilatih untuk mengidentifikasi persyaratan spesifik terkait tata letak, jenis dan ukuran huruf, hingga format penulisan nama penulis dan afiliasi.
Selanjutnya, peserta mempraktikkan component mapping (pemetaan struktur naskah), yaitu memindahkan setiap bagian draf—mulai dari pendahuluan, metode, hingga hasil penelitian—ke dalam kolom yang sesuai pada template. Proses ini menuntut ketelitian tinggi untuk memastikan konsistensi penomoran dan hierarki subjudul. Penekanan khusus juga diberikan pada manajemen sitasi dan daftar pustaka. Dengan bantuan perangkat lunak Mendeley, peserta diajarkan untuk secara otomatis menyesuaikan gaya sitasi, baik numerik, APA, maupun MLA, agar sesuai dengan ketentuan jurnal.
Kegiatan ini juga mencakup aspek teknis lainnya, seperti trik menyisipkan gambar dan tabel agar tidak merusak tata letak, termasuk cara mengatur resolusi gambar minimal 300 dpi serta format penulisan keterangan (caption) yang benar. Sebagai tahap akhir, peserta dibimbing untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh (final checklist), yang meliputi pengecekan ulang tata bahasa menggunakan alat bantu seperti Grammarly, validasi kelengkapan referensi, dan memastikan tidak ada bagian template yang terlewat.
Tips dari Fasilitator:
- Teknik Parafrasa; Peserta berlatih memparafrasakan ide dari berbagai sumber guna menghindari plagiarisme, sambil tetap mempertahankan esensi informasi.
- Penerjemahan Bahasa; Proses penerjemahan naskah dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris menjadi sorotan. Para dosen dianjurkan memanfaatkan alat bantu berbasis kecerdasan buatan seperti Grammarly AI untuk memastikan tata bahasa yang akurat dan gaya penulisan yang akademis.
- Integritas Sitasi; Fasilitator menekankan pentingnya menjaga keaslian sitasi. Peserta diingatkan untuk tidak menerjemahkan sumber sitasi yang ada di dalam naskah.
- Integrasi ke Template; Sebagai puncak kegiatan, para dosen mempraktikkan cara memasukkan naskah yang telah diparafrasa dan diterjemahkan secara presisi ke dalam template jurnal yang telah dipelajari sebelumnya.
Melalui sesi ini, para peserta diharapkan semakin siap untuk menyelesaikan naskahnya sesuai standar jurnal internasional dan melanjutkan ke tahap pengajuan.
