Fakultas Adab dan Bahasa Lepas Mahasiswa KKN dan Magang Internasional ke Malaysia

KabarFAB – Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, hari ini (26/06/2026) menyelenggarakan pembekalan dan sekaligus pelepasan KKN dan Magang Internasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Fakultas Adab dan Bahasa. Hadir dalam kesempatan ini, Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., Wakil Dekan Bidang I, Prof. Dr. Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd., Kepala Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa, Shabrina An Adzhani, M.A., serta mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa yang akan mengikuti kegiatan KKN dan Magang Internasional sebanyak 13 orang.

Dalam kesempatan ini, Shabrina An Adzhani, M.A., menyatakan bahwa pelaksanaan magang internasional ini berada di bawah koordinasi Fakultas Adab dan Bahasa melalui Unit Laboratorium, sedangkan KKN Internasional dikoordinasikan oleh LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta. Secara umum acara ini merupakan jembatan komunikasi antara pihak fakultas dengan mahasiswa yang akan melaksanakan KKN dan Magang Internasional, sekaligus memastikan seluruh persiapan teknis pelaksanaan magang dilakukan dengan baik.

Sementara itu, mengenai penyusunan laporan, mahasiswa dari program studi kependidikan diminta menyesuaikan laporan dengan buku panduan PLP, termasuk menyusun RPP yang mengacu pada kurikulum pembelajaran di sekolah mitra di Malaysia agar terdapat kesesuaian dalam pelaksanaan pembelajaran. Sedangkan bagi mahasiswa dari program studi nonkependidikan menyusun laporan sesuai sistematika penulisan laporan magang yang berlaku.

Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., berpesan kepada seluruh peserta KKN dan Magang Internasional ini, agar selama mengikuti program ini, bisa memanfaatkan setiap kesempatan untuk mencari dan mengumpulkan sebanyak mungkin pengalaman yang dapat memperkuat kompetensi, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional. Para mahasiswa juga diharapkan bisa menjalani setiap proses magang dengan antusias, terbuka terhadap tantangan baru, serta nikmati setiap kegiatan sebagai bagian dari perjalanan pengembangan diri. Selain itu, beliau juga berharap kepada para mahasiswa untuk bisa membangun jejaring yang luas dengan sesama peserta, dan para mentor di Malaysia, karena hubungan yang terjalin selama program magang ini bisa menjadi modal berharga untuk membuka peluang kolaborasi, pengembangan karier, dan kesuksesan di masa mendatang.

Sedangkan Prof. Woro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang akan mengikuti KKN dan Magang Internasional di Malaysia atas usaha, pengorbanan, dan keberanian yang telah dilakukan. Beliau menegaskan bahwa kesempatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum universitas yang telah mengarah pada standar internasional. Mahasiswa juga diminta untuk tetap percaya diri selama berada di Malaysia karena mereka menjadi bagian dari upaya internasionalisasi universitas.

Beliau mengingatkan mahasiswa untuk mempersiapkan keberangkatan dengan baik, antara lain membawa barang secukupnya, obat-obatan pribadi, serta kebutuhan penting lainnya. Mahasiswa juga diimbau untuk menjaga kesehatan, memperhatikan pola makan, dan memanfaatkan kesempatan untuk mempelajari budaya setempat dengan tetap memperhatikan kehalalan makanan serta menghormati budaya dan kebiasaan masyarakat Malaysia.

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, terutama dalam menerapkan budaya disiplin dan tepat waktu, serta menunjukkan sikap ramah, santun, responsif, dan proaktif. Mahasiswa juga diminta untuk selalu menjaga nama baik almamater, mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga ibadah, serta menjalin komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing, pembimbing lapangan, maupun keluarga di rumah.

Dalam penutupannya, Prof. Woro menekankan bahwa setiap peserta KKN dan Magang Internasional ini merupakan representasi Fakultas Adab dan Bahasa serta UIN Raden Mas Said Surakarta. Oleh karenanya, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif melalui ilmu, sikap, etika, dan profesionalisme yang dimiliki, saling mendukung selama menjalankan program, serta menjadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk menjadi warga global yang mampu menginspirasi mahasiswa lainnya.