Sosialisasi Implementasi SIAKAD Baru bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Adab dan Bahasa

KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta – Kementerian Agama RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) yang baru kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Fakultas Adab dan Bahasa di Aula Yosodipuro. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 150 dosen serta 14 tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Adab dan Bahasa. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai bagian dari persiapan implementasi penuh SIAKAD baru pada semester mendatang.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan forum untuk memberikan pemahaman awal mengenai sistem SIAKAD yang baru yang akan digunakan secara penuh di lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta. Menurutnya, keberadaan SIAKAD tidak hanya berfungsi sebagai sarana administrasi akademik, namun juga menjadi pusat integrasi data yang mendukung berbagai sistem lain, seperti PDDikti, SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi), BKD (Beban Kerja Dosen), hingga e-Kinerja..

Beliau menegaskan bahwa SIAKAD yang baru ini diharapkan mampu menghadirkan sistem yang lebih ramah pengguna (user friendly), mudah digunakan, sederhana, serta mendukung kinerja dosen dalam menjalankan tugas akademik. Selama ini, pemanfaatan SIAKAD masih banyak berfokus pada presensi, pengisian jurnal perkuliahan, dan input nilai, padahal berbagai fitur lain seperti perwalian, bimbingan akademik, hingga pengelolaan proses pembelajaran juga tersedia dan dapat dioptimalkan.

Prof. Imam Makruf mengharapakan sistem yang baru ini mampu mendukung integrasi berbagai aspek akademik, termasuk perwalian, bimbingan skripsi, serta implementasi Outcome-Based Education (OBE). Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan dapat membantu proses evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) secara lebih komprehensif, sehingga seluruh siklus pengembangan kurikulum, mulai dari perencanaan, pengembangan, implementasi hingga evaluasi, dapat berjalan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

Dekan juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dosen dalam melakukan input data akademik secara real-time. Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada konsistensi pengguna dalam mengisi presensi, jurnal perkuliahan, dan berbagai aktivitas akademik lainnya secara berkelanjutan. Beliau juga menegaskan bahwa pelaksanaan perkuliahan tetap harus mengacu pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dengan pembelajaran luring sebagai model utama dan pembelajaran daring atau blended learning dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Menutup sambutannya, beliau menyampaikan harapannya agar implementasi SIAKAD yang baru ini dapat menjadikan proses pembelajaran, administrasi akademik, serta pelaporan kinerja dosen semakin efektif, terintegrasi, dan mudah dijalankan.

Selanjutnya, Kepala UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Abdul Matin Bin Salman, Lc., M.Ag., menyampaikan paparan mengenai pengembangan dan implementasi SIAKAD baru ini. Beliau menjelaskan bahwa pengembangan sistem ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk meningkatkan keamanan data dan memperkuat kemandirian pengelolaan sistem informasi akademik.

Menurut beliau, sistem SIAKAD sebelumnya masih memiliki sejumlah keterbatasan karena pengembangannya belum sepenuhnya berada di bawah kendali institusi. Oleh karena itu, UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan migrasi menuju sistem baru yang lebih aman, fleksibel, serta dapat dikembangkan secara mandiri sesuai kebutuhan universitas.

Selain aspek keamanan dan kemandirian sistem, pengembangan SIAKAD baru ini juga merupakan implementasi dari arahan Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta mengenai penguatan integrasi data di seluruh unit kerja. Melalui sistem yang baru ini, data dosen, mahasiswa, serta aktivitas akademik diharapkan dapat terhubung dalam satu ekosistem yang terpadu sehingga mendukung efisiensi pengelolaan informasi akademik.

Prof. Abdul Matin menekankan bahwa SIAKAD baru dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan pelaporan akademik, baik pelaporan dosen ke SISTER maupun pelaporan mahasiswa ke PDDikti. Selain itu, sistem ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan akreditasi program studi dan institusi melalui penyediaan data yang lebih cepat, akurat, dan terstandar.

Salah satu keunggulan utama yang diperkenalkan dalam sistem baru tersebut adalah keberadaan dashboard terintegrasi yang memungkinkan seluruh informasi akademik dipantau dan dikelola melalui satu platform. Dengan adanya dashboard tunggal ini, proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan di tingkat program studi, fakultas, maupun universitas dapat dilakukan secara lebih efektif dan berbasis data.

Diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini, para dosen dan tenaga kependidikan memperoleh pemahaman mengenai berbagai fitur, mekanisme penggunaan, serta manfaat SIAKAD yang baru dalam mendukung transformasi digital layanan akademik di UIN Raden Mas Said Surakarta. Diharapkan implementasi sistem ini dapat berjalan optimal dan menjadi fondasi penguatan tata kelola akademik yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi.