2 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Raih Penghargaan pada APSPBI International Conference

KabarFAB – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan prestasinya di kancah internasional (27 September 2025). Dua mahasiswi berprestasi, Sevila Milaturrobbani Setyahernadi dan Fildza Hadani, berhasil meraih penghargaan pada APSPBI International Conference & Annual Business Meeting 2025.

Sevila Milaturrobbani Setyahernadi berhasil mendapatkan dua penghargaan sekaligus, yaitu Best Presentation Award dan The Outstanding Undergraduate Research Award. Kedua penghargaan tersebut diberikan atas presentasi Sevila yang berjudul “The Differences in Students’ Writing Process Based on Personality Traits,” yang membahas pengaruh karakteristik kepribadian, seperti ekstrovert dan introvert, terhadap proses dan hasil menulis mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pengajaran bahasa.

Sementara itu, Fildza Hadani memperoleh The Best Inclusive Practices Award sebagai pengakuan atas upayanya dalam mempromosikan praktik pengajaran yang inklusif dan mengakomodasi keberagaman peserta didik di kelas bahasa Inggris. Fildza juga merupakan anggota tim yang mempresentasikan penelitian terkait penggunaan aplikasi Duolingo.

Prof. Dr. Teguh Budiharso, M.Pd., Guru Besar dan Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Adab dan Bahasa yang juga sekaligus Keynote Speaker pada konferensi tersebut, menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua mahasiswi tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas riset dan praktik pembelajaran yang dikembangkan di PBI UIN Surakarta mampu bersaing di tingkat internasional.

Keberhasilan meraih penghargaan di berbagai kategori dalam satu konferensi ini mengukuhkan komitmen program studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Adab dan Bahasa untuk terus mengembangkan pendidikan bahasa Inggris yang berorientasi pada riset dan praktik pembelajaran yang inklusif.