One for All: 11 Dosen Sastra Inggris Raih Pendanaan Riset Universitas dan BRIN, Perkuat Branding “Linguistics, Literature, and Translation Studies for Creative Industries”

KabarFAB – Sebanyak 11 dosen Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Bahasa, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta berhasil meraih pendanaan penelitian tahun anggaran 2025, baik dari skema internal universitas melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) maupun dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Keberhasilan ini menunjukkan solidaritas, konsistensi dan daya saing riset para dosen Sastra Inggris di kancah akademik nasional. Menariknya, seluruh judul penelitian yang lolos memiliki benang merah dalam pengembangan “Linguistics, Literature, and Translation Studies for Creative Industries” sebuah branding akademik yang kini tengah dikembangkan oleh Prodi Sastra Inggris UIN Raden Mas Said Surakarta.

Adapun para dosen yang berhasil meraih pendanaan penelitian beserta judul risetnya adalah sebagai berikut:

  • Prof. Dr. SF Luthfie Arguby Purnomo, S.S., M.Hum. , Yustin Sartika, M.A., Robith Khoiril Umam, S.S., M.Hum., SF. Lukfianka Sanjaya Purnama, M.A.,  — 1. Rancang Bangun dan Implementasi Website Localization Berbasis Kustomisasi Budaya , 2. Rancang Bangun Standar Takarir Bahasa Jawa (Sakabawa) sebagai Ikhtiar Revitalisasi Bahasa Jawa
  • Dr. Nur Asiyah, S.S., M.A. , Hidayatul Nurjanah M.A. Model Prompting AI untuk Visualisasi Folklore dan Glokalisasi Sastra
  • Arkin Haris, M.Hum. , Sabrina An Adzhani, M.A. Rancang Bangun Aplikasi SANTUN Berbasis AI untuk Deteksi Narasi Intoleran dan Ujaran Kebencian
  • Dr. Muhammad Zainal Muttaqien, S.S., M.Hum.Pengembangan Templat Digital Laporan Tugas Akhir dalam Bahasa Inggris
  • Muhammad Rizal, M.A. Adaptasi Sastra Dunia dalam Film di Media Digital
  • Wildi Adila, S.Pd.I., M.A.Pengembangan Text-to-Speech (TTS) Berbasis AI untuk Pembelajaran Penerjemahan

Secara konseptual, Linguistics, Literature, and Translation Studies for Creative Industries berperan penting dalam memperkuat posisi program studi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Bahasa di era digital. Melalui riset ini, bidang linguistik tidak hanya hadir sebagai kajian teoretis, tetapi juga diaplikasikan untuk teknologi Artificial Intelligence (AI), misalnya dalam pengembangan sistem deteksi ujaran kebencian, text-to-speech, hingga website localization. Kajian sastra dan penerjemahan juga diarahkan untuk menjawab tantangan industri kreatif digital, mulai dari reimajinasi folklore melalui AI, glokalisasi karya sastra, hingga adaptasi sastra dunia dalam media film. Hal ini menegaskan bahwa Sastra Inggris tidak lagi sebatas studi teks, tetapi juga multimodal.

Robith Khoiril Umam, S.S., M.Hum.

Koordinator Program Studi Sastra Inggris

Prestasi ini membuktikan kemampuan dosen-dosen Sastra Inggris yang tidak hanya unggul di bidang kajian linguistik, sastra, dan penerjemahan, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan penguatan industri kreatif. Hal ini sejalan dengan visi kampus untuk melahirkan riset yang relevan dengan kebutuhan era digital 5.0.

Dengan capaian tersebut, diharapkan penelitian-penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam mendukung sektor industri kreatif berbasis digital dan AI di Indonesia. Lebih jauh lagi, keberhasilan ini selaras dengan misi UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mengusung konsep glokalisasi, yaitu memadukan nilai lokal dengan konteks global sehingga bukan hanya memperkuat reputasi akademik kampus, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi mahasiswa untuk lebih aktif menekuni riset serta melahirkan karya-karya original di kancah dunia.