Sinkronisasi Program Kerja Fakultas Adab dan Bahasa dengan Stakeholder Tahun 2025

KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Sinkronisasi Program Kerja Fakultas dengan Stakeholder pada 6–7 Agustus 2025 bertempat di Balkondes Karangrejo, Magelang. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Wakil Dekan Bidang I, II, dan III, Ketua dan Sekretaris Jurusan, koordinator program studi, tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa serta tamu undangan dari berbagai mitra strategis, antara lain Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah Pondok Pesantren Pabelan Magelang, SMP IT Taqiyya Rasyida Kartasura, PT. AWK Best Holiday Surakarta dan perwakilan dari Universitas Tidar Magelang.

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., menekankan pentingnya seluruh jajaran dekanat, para wakil dekan, kepala bagian, para fungsional dan koordinator program studi untuk segera mengkondisikan dan menyerap anggaran secara optimal, mengingat waktu yang tersedia hanya tersisa empat bulan ke depan (Agustus–Desember 2025) karena saat ini telah ada program relaksasi anggaran tahap ke II. Penyerapan anggaran harus diprioritaskan pada program-program yang berdampak positif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Oleh karenanya, seluruh tim fakultas diimbau untuk bekerja sama dalam meninjau ulang dan merevisi program atau kegiatan yang dapat segera dilaksanakan, agar anggaran dapat terserap secara maksimal dan akuntabel. Setiap dana yang digunakan harus memberikan dampak nyata, sebagaimana harapan Kemenkeu dan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap penggunaan dana publik.

Fakultas Adab dan Bahasa juga akan memasuki fase persiapan strategis yang terintegrasi, dengan fokus utama pada pemanfaatan anggaran untuk mendukung kegiatan akreditasi program studi. Dekan bersama koordinator prodi diinstruksikan untuk melakukan penyisiran terhadap program studi yang akan diajukan akreditasi, dengan target pencapaian peringkat “Unggul” pada tahun 2025. Persiapan akan dilakukan secara sistematis sejak awal, termasuk penyusunan dokumen akreditasi berdasarkan standar Kriteria 9 maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) yang telah ditentukan.

Terkait dengan regulasi baru mengenai SKP, Rektor menegaskan pentingnya penerapan tujuh poin SKP hasil Perjanjian Kinerja (Perkin) Rektor dengan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Sistem ini akan memperjelas garis akuntabilitas kinerja dari level dosen, ketua prodi, hingga dekan, yang pada akhirnya akan memengaruhi kinerja pimpinan di atasnya. Diharapkan sistem ini dapat mendorong peningkatan kualitas akademik yang akan tercermin dalam hasil akreditasi program studi. Meski terdapat tantangan, Rektor menyampaikan keyakinannya bahwa bahkan program studi baru pun memiliki peluang untuk meraih peringkat “Baik Sekali”, jika dikelola dengan serius. Beliau menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan yang akan dilakukan bisa mendukung Perkin Rektor. Sehingga segala aspek pekerjaan bisa diukur dengan jelas.

Sebagai respons terhadap pengembangan konsep STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), yang muncul dalam Astacita Presiden RI, Fakultas Adab dan Bahasa diharapkan untuk segera merancang pembukaan program studi baru, yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV), dengan memasukkan elemen “Art” sebagai pilar penguatan akademik. Tim pengembang program studi diharapkan segera memulai merumuskan landasan filosofis dan kurikulum DKV. Perumusan ini akan mencakup penentuan pendekatan keilmuan DKV—apakah akan lebih condong pada rumpun Science yang menekankan aspek teknologi, atau pada Art yang berfokus pada seni dan desain visual. Keputusan ini akan berdampak pada struktur kurikulum, penempatan kelembagaan DKV di fakultas, hingga afiliasi dengan lembaga akreditasi.

Selanjutnya, Fakultas Adab dan Bahasa diharapkan juga untuk memperkuat strategi publikasi sebagai langkah penting dalam mendongkrak peringkat universitas, baik secara nasional maupun internasional melalui pemeringkatan QS maupun THE. Dekan bersama seluruh elemen di lingkungan fakultas diharapkan lebih aktif mengakselerasi produksi publikasi ilmiah dari hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. Bahkan, hasil pengabdian diharapkan dapat dikembangkan menjadi artikel yang layak terbit di jurnal bereputasi, termasuk yang terindeks Scopus. Meskipun jumlah dosen UIN masih lebih sedikit dibandingkan perguruan tinggi lain, Rektor berharap semangat untuk bersaing melalui produktivitas publikasi ilmiah menjadi kekuatan tersendiri, ditopang oleh tren kenaikan peringkat SINTA yang telah diraih.

Rektor juga menyampaikan perkembangan positif terkait mahasiswa asing. Hingga akhir Juni 2025, UIN Raden Mas Said Surakarta telah menerima pendaftar dari 50 negara. Capaian ini dinilai sangat luar biasa, karena dalam periode sebelumnya, pendaftar luar negeri hanya berasal dari negara Thailand dan Malaysia. Seiring dengan hal tersebut, universitas saat ini tengah mengembangkan sistem dukungan administratif maupun beasiswa bagi mahasiswa asing, dengan klasifikasi kategori penerimaan seperti full-funded, partial-funded, dan self-funded.

Menutup arahannya, Rektor menegaskan kembali komitmen Universitas Islam Negeri Raden Mas Said dalam pengembangan program Smart Campus. Meskipun infrastruktur jaringan internet masih memerlukan peningkatan, upaya digitalisasi kampus akan dilakukan secara bertahap. Dukungan pada infrastruktur digital menjadi hal yang tidak terelakkan dalam mendorong efisiensi tata kelola dan layanan akademik di masa depan. Kegiatan sinkronisasi ini diharapkan menjadi momentum bagi Fakultas Adab dan Bahasa untuk memperkuat sinergi internal dan eksternal, serta menyusun langkah strategis yang berdampak terhadap kemajuan institusi secara keseluruhan.