KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) UIN Raden Mas Said Surakarta menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Islam Nusantara Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta pada Rabu, 21 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung di Kampus UNUSIA Matraman, Jakarta Pusat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi akademik lintas kampus dalam rangka implementasi Tridarma perguruan tinggi secara kolaboratif.














Delegasi Fakultas Adab dan Bahasa dipimpin oleh Wakil Dekan II Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd. dan Wakil Dekan III Dr. Aly Mashar, M.Hum. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Koordinator Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Moh. Ashif Fuadi, M.Hum., dan Koordinator Prodi Bahasa dan Sastra Arab, Rumpoko Setyo, M.A. Sementara dari pihak UNUSIA hadir langsung Rektor UNUSIA Dr. Syahrizal, Ph.D., Wakil Dekan Fakultas Islam Nusantara Dr. Siti Nabilah, M.Pd., Kaprodi S1 Sejarah Peradaban Islam Fuadul Umam, M.Hum., Sekprodi S2 Sejarah Peradaban Islam Hasan Basri, Ph.D., dan Kaprodi S3 Sejarah Peradaban Islam Dr. Ayatullah, M.Fil.
Dalam sambutannya, Rektor UNUSIA menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kokoh, berbasis pada kekayaan khazanah Islam Nusantara yang ilmiah dan kontekstual. Sementara itu, pihak Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta menekankan pentingnya penguatan jejaring antar lembaga sebagai jalan strategis dalam mendukung peningkatan kualitas akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerjasama ini mencakup berbagai bentuk kolaborasi tridarma perguruan tinggi, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, kolaborasi riset, seminar bersama, hingga program publikasi ilmiah. Secara khusus, kerja sama ini juga mengimplementasikan program visiting lecture dari dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Bahasa, Moh. Ashif Fuadi, M.Hum., yang mengisi kelas S1 SPI UNUSIA dengan materi terkait pemanfaatan sumber primer dan teknik penulisan artikel ilmiah berbasis riset sejarah.
Penandatanganan MoA ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan antara kedua fakultas, khususnya dalam penguatan kajian Islam Nusantara serta pengembangan keilmuan sejarah, filologi, dan kebahasaan dalam perspektif integratif. Dengan semangat kolaboratif dan komitmen akademik yang tinggi, kedua belah pihak optimis bahwa kemitraan ini akan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan keilmuan dan pendidikan Islam di Indonesia.
