KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kunjungan kerja sama ke SMA Islam Terpadu (IT) Al-Halimiyah pada hari Selasa, 20 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan dan membangun kolaborasi jangka panjang dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Acara ini diselenggarakan di gedung Yayasan Islam Terpadu Al-Halimiyah, Duren Sawit, Jakarta Timur.







Hadir langsung dalam acara ini Ketua Pelaksana Harian Yayasan Al-Halimiyah, Bapak H. Nurdini, M.H., beserta jajaran dewan kepala sekolah dan dewan guru. Dari Fakultas Adab dan Bahasa yang hadir adalah Wakil Dekan Bidang II, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd., Wakil Dekan Bidang III, Dr. Aly Mashar, M.Hum., Koordinator Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Moh. Ashif Fuadi, M.Hum., dan Koordinator Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Rumpoko Setyo, M.A.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al-Halimiyah sangat menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan berharap dapat menjadi langkah awal dalam peningkatan mutu pendidikan di lingkungan SMA IT Al-Halimiyah. Sementara itu, Dr. Aly Mashar, M.Hum., memberikan penekanan pada pentingnya sinergi antara pendidikan tinggi dan sekolah menengah atas dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter dan kompeten di bidang keilmuan serta ke-Islaman.
Hasil dari pertemuan ini menghasilkan sejumlah poin penting kerja sama, antara lain adalah pendampingan pengembangan kurikulum berbasis integrasi keilmuan dan ke-Islaman, penyelenggaraan workshop bersama, pelaksanaan magang mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa di SMA IT Al-Halimiyah, serta penjajakan program-program kolaboratif lainnya seperti seminar ilmiah, pertukaran narasumber, dan pembinaan riset siswa. Seluruh poin tersebut akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama resmi dalam waktu dekat.
Diharapkan dari terlaksananya kunjungan ini, kerja sama antara SMA IT Al-Halimiyah dan UIN Raden Mas Said Surakarta dapat menjadi contoh kemitraan strategis antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Dan langkah ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional yang berbasis nilai-nilai Islam moderat dan keilmuan integratif.
