KabarFAB – Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecture yang bertema “Membaca Dunia Anak: Sastra Anak sebagai Ruang Penelitian Akademik” pada Jumat, 17 Oktober 2025. Acara ini berlangsung di Aula Yosodipuro Lantai 4 Fakultas Adab dan Bahasa, yang menghadirkan pemateri yakni Ummi Nurjamil Baiti Lapiana, M.A. Beliau merupakan Dosen Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda akademik Prodi Tadris Bahasa Indonesia untuk mempersiapkan mahasiswa khususnya dalam pemilihan topik dan pendekatan penelitian yang relevan dengan perkembangan keilmuan mutakhir seperti objek kajian sastra anak.





Kegiatan dibuka oleh Elita Ulfiana, S.S., M.A., selaku Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Beliau menjelaskan bahwasanya sastra anak itu bisa menghasilkan produk seperti halnya buku-buku antologi. Mahasiswa diharapkan pula bisa mempersiapkan dari sekarang mengenai objek apa yang bisa diambil untuk tugas akhir atau skripsi. Acara tersebut wajib diikuti seluruh mahasiswa semester 5 Tadris Bahasa Indonesia. Visiting Lecture ini juga menjadi ruang dialog yang interaktif di mana mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan pakar di luar lingkungan kampus.
Dalam acara tersebut, Ummi Nurjamil Baiti Lapiana menjabarkan mengenai pembedahan sastra anak agar bisa menjadi sebuah riset penelitian. Dalam paparannya, menekankan bahwa karya sastra anak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan atau media pendidikan moral, tetapi juga merupakan ruang yang kaya untuk dijadikan bahan penelitian akademik lintas disiplin. Beliau mengatakan jika belajar sastra anak mampu menjadi bekal untuk masa depan, yakni membentuk suatu karakter anak dengan cara meningkatkan literasi membaca. Selain itu, narasumber juga menjelaskan beberapa pendekatan untuk penelitian sastra anak seperti struktural, psikologi, ekokritik, gender, dan sosiologi. Beberapa alasan mengapa sastra anak layak menjadi fokus penelitian digambarkan secara jelas di dalam acara ini.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung sangat antusias, salah satunya dari Dhilla Istiqomah mahasiswa semester 5 yang memberikan pertanyaan terkait tantangan terbesar yang dihadapi peneliti sastra anak di indonesia saat ini, terutama ketika harus memahami dunia anak. Narasumber menegaskan jika hambatan yang paling sering ditemukan yakni bagaimana cara membuat kajian sastra anak tersebut tetap terlihat menarik. Selain itu, beliau mengungkapkan bahwa peneliti memiliki kesempatan emas untuk mengeksplorasi integrasi sastra anak dengan teknologi, seperti pemanfaatan cerita digital interaktif serta efektivitas media digital di SD/MI.
Melalui Visiting Lecture ini, program studi Tadris Bahasa Indonesia berharap dapat terus mendorong serta membekali mahasiswa untuk menggali topik-topik penelitian yang kreatif, relevan, dan berdampak bagi perkembangan ilmu dan pendidikan.
Ragil Nur Safitri | 088232866029 | [email protected]
