(Kamis, 22 Desember 2022) Tim dari Arabic Club berhasil menduduki juara 2 cabang lomba media pembelajaran Bahasa arab dalam acara Festival Dunia Arab 4.0 Asean 2022 yang diselenggarakan Universitas Darussalam Gontor. Perlombaan ini diadakan sebagai bentuk untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab guna menghadapi era 5.0. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan inovasi, kreatifitas dan spiritualitasme mahasiswa dalam meningkatkan bahasa lebih baik. Sesuai dengan tema yang disematkan yakni, “Bahasa Arab sebagai Kunci Kebangkitan Peradaban Islam.” Yang diselenggarakan secara hybrid. Untuk cabang lomba media pembelajaran bahasa arab masuk kedalam kategori lomba online.

Tim dari Arabic Club diwakili oleh 2 mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab angkatan 2020 yakni, Nafi Nur halimah dan Kamilia Nur Azizah. Media pembelajaran yang dibuat dinamakan “FauzuNa “.  Berisi materi pembelajaran dalam bentuk visual dan audio-visual, dimana materinya mengadopsi dari buku pelajaran Bahasa Arab kelas 10, Kemendikbud, kurikulum 2013.

Berikut beberapa media yang digunakan dalam FauzuNa :

Pertama, komik. Disunting menggunakan aplikasi storyboardthat, dengan tujuan menciptakan suasana belajar yang fun dan mudah dipahami dengan media visualisasi dan ilustrasi. Kedua, plotagon. Plotagon ini digunakan untuk menghidupkan visual komik dengan video animasi yang bergerak. dengan animasi ini diharapkan siswa bisa lebih baik dalam menguasai materi melalui audio yang disajikan.

Ketiga, evaluasi game. Evaluasi game ini menggunakan wordwall sebagai medianya, dengan berbagai jenis game sehingga menjadi lebih menarik dan tidak membosankan.

Ini adalah pengalaman pertama bagi keduanya, nafi dan kamilia mengikuti perlombaan ini karena ingin mecoba tantangan baru. Juga berkat dukungan dari Ustadz Nur Kholis sebagai pembimbing dan beberapa mahasiswa yang turut andil dalam pembuatannya. “ Kami berharap dengan menggunakan aplikasi ini, siswa-siswa dapat memahami materi bahasa Arab dengan baik dan benar, serta termotivasi untuk belajar lebih giat”, imbuh mereka saat kami wawancarai.