Sambut alih status IAIN ke UIN, FAB dirikan Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”Section” _builder_version=”3.22″][et_pb_row _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text _builder_version=”4.0.11″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”]

Fakultas Adab dan Bahasa pada hari Selasa tanggal 26 Agustus 2020 bertempat di Hotel  Adiwangsa Surakarta melaksanakan kegiatan Workshop Penyusunan  Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi  Islam.  Kegiatan ini dibuka oleh Rektor IAIN Surakarta Prof. Mudhofir, S.Ag., M.Pd.. Dalam sambutan pembukaan Rektor menyampaikan pada akhir tahun 2020 ini IAIN Surakarta akan alih status menjadi UIN Raden Mas Sahid. Rektor sangat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh Fakultas Adab dan Bahasa untuk mendirikan program studi baru. Program studi baru ini merupakan salah satu cara menyambut alih status IAIN menjadi UIN.

Kegiatan Workshop ini mengahadirkan narasumber Dr. Hj. Sri Rohyanti Zulaikha dosen program studi Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan juga sebagai asesor BANPT. Narasumber dalam kesempatan ini memberikan beberapa masukan pada proposal pendirian program studi yang sudah disusun oleh Tim Penyusun. Secara garis besar  proposal yang disusun sudah baik namun ada bebearapa bagian belum maksimal. Standar satu sampai empat sudah bagus hanya perlu dipoles sedikit dan dilengkapi data-data yang kurang.

 

 

 

[/et_pb_text][et_pb_gallery gallery_ids=”7260,7261,7263″ posts_number=”3″ show_title_and_caption=”off” show_pagination=”off” _builder_version=”4.0.11″ custom_margin=”0px||0px||false|false” border_radii=”off||||” border_width_all=”3px”][/et_pb_gallery][et_pb_text _builder_version=”4.0.11″]

Narasumber membedah secara khusus standar 5 tentang kurikulum. Dalam kurikulum ini ada empat hal yang menjadi point yaitu profil lulusan, capaian pembelajaran, RPS terintegrasi dan kekhasan. Menurut narasumber kurikulum yang disusun dalam proposal program studi ini belum ada kekhasan yang membedakan dengan program studi Ilmu Perpustakaan dari universitas lain. Dengan adanya kekhasan ini maka kompetensi lulusan akan dapat dilihat secara langsung oleh pemakai alumni. Dalam kurikulum ini belum dimunculkan narasi mata kuliah yang akan ditawarkan dalam perkuliahan. Narasumber juga memberikan masukan kepada pihak Tim Penyusun untuk memasukkan tentang kampus merdeka dan merdeka belajar. Sebagai penutup narasumber menyampaikan “Semoga Dengan Semangat UIN Raden Mas Said Program Studi Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Dapat Segera Terwujud” (FajarShodiq/WMM/MSI)

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]