Mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa ikut memeriahkan Sadranan Keraton Kartasura Bersama Ratusan Warga

Sukoharjo, (16/3/2023) Sadranan sendiri merupakan tradisi yang dilakukan orang jawa dibulan Sya’ban, Adapun Sadranan berasal dari kata Nyadran dalam bahasa Jawa atau Sadra dari Sansekerta yang artinya adalah berkunjung makam.

Kegiatan ini merupakan serangkaian yang dimulai dari minggu lalu 12 Maret 2023 yaitu membersihkan makam yang ada di dalam kompleks Keraton Kartasura. Kemudian dilanjutkan hari kamis 16 Maret 2023 yaitu Sadranan yang bertemakan pengembangan Keraton Kartasura sebagai Destinasi Wisata dan Religi.

Selain Keraton, Masyarkat dan pemerintah, kampus UIN Raden Mas Said Surakarta Juga Aktif dalam kegiatan tersbut. Sebgaimana yang disampaikan rektor UIN Raden Mas Said Prof. Dr. H. Mudofir, M.Ag. dalam sambutanya yaitu Kami berupaya merawat cagar budaya bersama empat pilar, yaitu kampus, pemerintah wilayah, keraton dan masyarakat untuk menjadikan Keraton Kartasura menjadi destinasi wisata.

Acara Sadranan ini selain berkunjung kemakam juga di meriahkan dengan berbagai acara yaitu acara keagamaan Zikir Tahlil dan Tausiyah, Pembinaan UMKM, Penampilan Musik, Pembagian 1000 dawet dan Kirab Tumpeng. Camat Kartasura Joko Miranto Sebagaimana dikutip dari solopos.com mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan serupa telah dilakukan selama 78 tahun. Dia mengatakan Kartasura memiliki sejarah yang lebih tua dari Surakarta sehingga dipastikan Kartasura juga memiliki makna mendalam untuk generasi selanjutnya.“Setelah pandemi Covid-19 ini kami berupaya berkolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas dan keraton untuk mengadakan kajian Keraton Kartasura. Baik dari sisi budaya, ekonomi, sosiologis kewilayahan maupun politis, sejarah maupun lainnya. Mari kita duduk bersama bagaimana Kartasura ini agar bisa tetap di kenang oleh generasi selanjutnya,” ujar Joko Miranto.