Sabtu 15 Oktober 2022, Pesantren Mahasiswa (PESMA) Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) UIN Raden Mas Said Surakarta telah mengadakan acara Pembukaan Pesantren Mahasiswa (Grand Opening) sebagai tanda dimulainya kegiatan mahasantri Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) UIN Raden Mas Said Surakarta angkatan 2022. Grand Opening tersebut bertempat di Lapangan Futsal UIN Raden Mas Said Surakarta dengan tema “Membangun Generasi Milenial yang Qurani. Acara Grand Opening dihadiri oleh pembina unit Pesantren Mahasiswa FAB, koordinator, pengurus, mentor serta seluruh mahasantri Fakultas Adab dan Bahasa angkatan 2022.

PESMA MFAB

Kegiatan Grand Opening dimulai dari pukul 08.15 – 11.00 WIB. Acara Grand Opening diawali dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu pengurus PESMA FAB 2022 yaitu  Hanif Manarudin, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Zahrani Sukma Ainun dan dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan pertama dari Ketua Panitia yaitu Eva Nursetia Putri, sambutan kedua dari Koordinator Pengurus PESMA FAB yakni Aziz Rahmat Zatnika, dan sambutan terakhir oleh Ketua Unit PESMA FAB yakni Bapak Sucipto, M.Hum. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan acara inti yaitu penyampaian tausiyah, yang disampaikan oleh Gus Mustain Nasoha S.H., M.H., Al Hafidz. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa “Tujuan orang mondok adalah agar mengikuti sunnah Rasulullah SAW, karena Rasulullah sendiri merupakan orang yang bertoleransi tinggi, memiliki adab dan perilaku yang baik dan Rasulullah SAW juga mencintai semua golongan.”

Usai penyampaian tausiyah acara dilanjutkan dengan pemberian sertifikat kepada pembicara yaitu Gus Mustain Nasoha serta moderator yaitu saudara Nafri Fiqhi Dinillah. Seusai penyerahan sertifikat dilajutkan dengan foto bersama pemateri dengan semua mahasantri dan pengurus,kemudian acara terakhir yaitu penutup.

Dengan diadakannya kegiatan grand opening pesantren mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) UIN Raden Mas Said Surakarta angkatan 2022, diharapkan mahasantri dapat meningkatkan pengetahuan serta kemampuan khususnya dalam segi Al-Qur’an. Terutama bagi mahasantri Fakultas Adab dan Bahasa, agar terwujud generasi milenial yang Qur’ani.