Dalam upaya mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan program “Merdeka Belajar-Kampus Merdeka” (MBKM), Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta melakukan perintisan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Hal ini ditandai dengan perintisan perjanjian kerja sama antara keduanya pada Rabu, (20/07). 

Perintisan kerja sama tersebut dihadiri oleh Dekan FAB UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. KRT. H. Sujito, SAP., S.H., M.Pd., Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan FAB, Dr. Muh. Fajar Shodiq, M.Ag., Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Siti Isnaniah, M.Pd., Dekan FSRD ISI Surakarta, Dr. Ana Rosmiati, S.Pd., M.Hum., beserta Wakil Dekan I, II, III. Sebagian dosen dan tenaga kependidikan FAB UIN Raden Mas Said Surakarta dan FSRD Institut Seni Indonesia Surakarta.

IMG 20220721 WA0006

Dekan, FAB UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., menyampaikan bahwa perintisan perjanjian kerja sama yang akan dilakukan ini merupakan langkah awal FAB dalam mendirikan prodi baru, yaitu Desain Komunikasi Visual. Hal tersebut ternyata mendapat sambutan baik dari Dekan FSRD ISI Surakarta, Dr. Ana Rosmiati, M.Pd., beliau mendukung penuh terealisasinya tujuan tersebut. Dukungan ini diwujudkan melalui perumusan berbagi bentuk program kerja sama yang berkaitan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan program MBKM yang dapat menguntungkan kedua belah pihak.

IMG 20220721 WA0004

Dalam perintisan PKS ini terdapat beberapa hak dan kewajiban para pihak yang dituangkan dalam beberapa poin, yakni para pihak berkewajiban untuk mensosialisasikan isi PKS di lingkungan institusi masing-masing, para pihak mendata dosen, mahasiswa, dan peneliti yang memiliki rencana melakukan kolaborasi penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, para pihak merancang desain dan melaksanakan riset pengembangan kelembagaan bersama dan program MBKM, para pihak merancang dan menyusun publikasi bersama, para pihak memiliki hak untuk memperoleh informasi tentang setiap proses pelaksanaan kegiatan, monitoring, evaluasi dalam bidang Tri Dharma PT dan program MBKM.

Pada akhir acara, kedua belah pihak sepakat untuk mengimplementasikan berbagai rumusan program yang tertuang dalam perjanjian kerja sama demi kemajuan lembaga. Harapannya perjanjian kerja sama ini tidak hanya sekadar hitam di atas putih, tetapi bagaimana (upaya) tindak lanjut dari kerja sama yang telah dirumuskan. (Tiya Agustina)