KabarFAB – Mendeley adalah aplikasi untuk mengelola referensi, kutipan, dan daftar pustaka secara otomatis, yang banyak digunakan oleh akademisi. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Adab dan Bahasa mengadakan pelatihan bertajuk, “Kelas Mendeley: Kreatif Berbahasa, Kompeten Berkarya” sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-10 Tadris Bahasa Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam literasi akademik dan penulisan ilmiah.






Kelas Mendeley yang digelar pada Selasa, 6 Mei 2025 di Aula Yosodipuro FAB menghadirkan Afrizal Mufti, M.Pd. sebagai narasumber. Beliau adalah Duta Bahasa Jawa Tengah 2019 sekaligus dosen program studi Tadris Bahasa Indonesia. Dalam sesi ini, beliau membimbing peserta secara langsung dalam penggunaan Mendeley secara efisien dan sesuai kaidah akademik.
Acara dibuka oleh Albani Za’im selaku Ketua Panitia Pelaksana. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mengasah keterampilan akademik mahasiswa, khususnya dalam penulisan ilmiah. Ia mengimbau peserta untuk fokus dan memperhatikan materi yang disampaikan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Koordinator program studi Tadris Bahasa Indonesia, Elita Ulfiana, S.S., M.A., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya penguasaan perangkat digital seperti Mendeley. Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari literasi digital mahasiswa di era modern.
Peserta menunjukkan antusias tinggi dengan aktif mengikuti praktik penggunaan Mendeley. Mereka membawa laptop dan langsung mencoba mengelola referensi dengan bimbingan narasumber. Salah satu peserta, Ummi Nur Aisyah, menanyakan soal penyimpanan file, dan dijelaskan bahwa Mendeley cukup andal tanpa batas penyimpanan yang mengganggu.
Pertanyaan lain datang dari Siti Novia bertanya tentang cara mengutip dalam kutipan menggunakan Mendeley. Narasumber menjelaskan bahwa hal tersebut perlu dilakukan secara manual lewat fitur “Edit Citation” agar sesuai dengan kaidah akademik. Kegiatan ini memberikan bekal penting bagi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang rapi dan kredibel, dengan materi yang informatif dan mudah dipahami.
Beberapa peserta menyampaikan kesan positif atas kegiatan ini. Gizza Febryana merasa seminar sangat membantu dan mudah dipahami, terutama dalam penggunaan Mendeley untuk daftar pustaka. Muhammad Mursid juga mengapresiasi kelas ini karena sangat bermanfaat dalam menyusun makalah serta mengelola dokumen secara rapi dan efisien.
Dengan suksesnya pelaksanaan kelas kedua ini, HMPS TBI terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program edukatif yang mampu menunjang kualitas akademik dan profesionalisme mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia.
Penulis : Clarisa Titania Pangestika | 0853-2543-6686 | [email protected]
