KabarFAB – Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kegiatan Implementation of Agreement (IA) bersama sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela pelaksanaan Seminar Internasional di Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya (23 Juni 2025). Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antar-prodi sejarah se-Indonesia dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.




Penandatanganan Implementation of Agreement (IA) dilakukan antara Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Bahasa yang diwakili oleh Moh. Ashif Fuadi, M.Hum. (Koordinator Program Studi) dengan beberapa pimpinan program studi sejarah lainnya, antara lain Dr. Rizky Setiawan, M.Pd (Ketua Departemen Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta), Dr. Zulqaiyyim, M.Hum (Ketua Program Studi Sejarah Universitas Andalas), Akhmad Ryan Pratama, M.A. (Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jember), Dr. Ilham Daeng Makkelo, M.Hum (Kepala Departemen Sejarah Universitas Hasanudin Makassar), dan Indah Wahyu Puji Utami, Ph.D (Ketua Departemen Sejarah Universitas Negeri Malang). IA tersebut mencakup pertukaran dosen dalam seminar akademik, kolaborasi penelitian antar dosen dan mahasiswa, serta kerja sama pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pertukaran reviewer jurnal ilmiah.
Salah satu poin penting dalam IA adalah komitmen bersama antar universitas untuk memperkuat kualitas akademik melalui pertukaran pemikiran dan pengalaman antar lembaga, terutama dalam pelaksanaan seminar bersama dan penerbitan artikel terakreditasi. Di bidang pengabdian, para dosen dari Universitas Negeri Yogyakarta maupun dari Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said akan terlibat aktif sebagai mitra dalam pengelolaan jurnal ilmiah dan kegiatan-kegiatan sosial yang bersifat nasional. Kesepakatan ini diharapkan selain dapat memperluas jejaring juga menghasilkan output akademik yang berkualitas dan berdampak nyata.


Selain mengikuti seminar dan melakukan penandatanganan IA, rombongan dari progam studi Sejarah Peradaban Islam juga berkunjung ke Museum Sejarah Universitas Airlangga sebagai bagian dari referensi awal dalam perencanaan pendirian Museum Sejarah UIN Raden Mas Said Surakarta. Kunjungan ini menjadi momen untuk belajar mengenai tata kelola, konsep kuratorial, serta pelibatan akademik dalam pengembangan museum berbasis kampus. Langkah ini sejalan dengan visi program studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Bahasa dalam pengembangan literasi sejarah yang inklusif dan berbasis institusi pendidikan tinggi Islam.
Kunjungan ini sekaligus juga menjadi upaya awal dalam pendirian Pusat Kajian Mataram Studies di Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta. Pusat kajian ini rencananya dibangun sebagai wadah akademik yang berfokus pada riset, publikasi, dan pelestarian sejarah Mataram Islam, yang secara geografis dan kultural memiliki keterkaitan kuat dengan wilayah Surakarta dan sekitarnya. Pengembangan museum dan pusat kajian ini rencananya juga bisa menjadi pilar dalam membumikan kajian sejarah lokal berbasis akademik di lingkungan kampus.
