Seminar Softskill Sejarah Peradaban Islam: Penguatan Metodologi dan Penulisan Sejarah Islam

KabarFAB – Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan seminar softskill bertema “Praktek Metodologi Sejarah dan Penguatan Penulisan Sejarah Islam” pada Jumat, 3 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Yosodipuro lt. 4 Fakultas Adab dan Bahasa dan dihadiri oleh 300an mahasiswa, pengelola fakultas, para dosen, serta civitas akademika lainnya.

Seminar ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Purnawan Basundoro, M. Hum., akademisi dari Departemen Sejarah Universitas Airlangga dan juga dikenal sebagai pakar sejarah perkotaan. Sedangkan yang bertindak sebagai moderator pada acara ini adalah Anna Mariana, M.A., dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembentukan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menulis sejarah. Ditegaskan pula bahwa sejarah merupakan bagian penting dalam kehidupan, sebagaimana tercermin dalam Al-Qur’an yang mengandung sekitar 30 persen kandungan sejarah (tarikh). Penulisan sejarah memiliki nilai yang tidak tergantikan karena dapat memberikan pelajaran berharga dalam menatap masa depan.

Beliau sangat berharap bahwa seminar ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas akademik, namun juga bisa menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengembangkan karya ilmiah mereka dan juga ikut berkontribusi dalam kajian sejarah, khususnya sejarah Islam dan sejarah lokal di lingkungan sekitar seperti Kartasura, Solo, Jawa Tengah, dan wilayah lainnya.

Dekan menyampaikan bahwa Fakultas Adab dan Bahasa kini memberikan peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi, tidak hanya melalui jalur skripsi, tetapi juga melalui karya ilmiah lain seperti buku atau jurnal. Dengan demikian, mahasiswa yang memiliki minat dan kompetensi dalam penulisan sejarah dapat menjadikan karya tersebut sebagai tugas akhir. Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk memperdalam kemampuan mereka dalam menulis sejarah secara metodologis dan akademik.

Dengan dibukanya kesempatan melalui jalur penulisan sejarah, mahasiswa diharapkan mampu menggali ruang-ruang baru yang belum banyak dijamah, menjadikannya sebagai keunggulan dan kontribusi nyata dalam dunia keilmuan. Kegiatan pembukaan ini ditutup dengan harapan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh pada seminar ini nantinya dapat memberikan manfaat serta keberkahan bagi seluruh peserta yang hadir.