Seminar Kearsipan HMPS Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam

KabarFAB – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Kearsipan dengan tema “Integrasi Arsip dan Literasi Informasi dalam Pelayanan Perpustakaan” pada Kamis, 02 April 2026 di Aula Yosodipuro Lt. 4 Fakulas Adab dan Bahasa. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab dan Bahasa serta menghadirkan narasumber Riki Irawan S, Hum., untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dunia kearsipan.

Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada HMPS Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan ini. Beliau sangat berharap melalui acara ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, namun juga mampu mengembangkan cara berpikir yang lebih kritis dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Beliau berharap seminar ini menjadi ruang diskusi yang produktif, melahirkan gagasan-gagasan inovatif, serta memperkuat kontribusi keilmuan program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam dalam bidang perpustakaan dan kearsipan di Indonesia.

Sementara itu dalam materinya, Riki Irawan S. Hum., menyatakan bahwa arsip, perpustakaan, dan literasi informasi merupakan tiga unsur yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam mengelola informasi di era digital. Arsip adalah sumber informasi asli yang autentik, perpustakaan menjadi pusat penyedia dan pengelola informasi, sedangkan literasi informasi menjadi kemampuan yang penting agar setiap individu dapat mencari, memahami, dan menggunakan informasi secara tepat.

Dan melalui ketiga integrasi tersebut, terutama dengan adanya dukungan teknologi seperti digitalisasi dan sistem informasi, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi yang akurat dan terpercaya. Selain itu, peran pustakawan dan arsiparis sangat penting dalam memastikan informasi dikelola dengan baik dan digunakan dengan benar. Dan demikian, beliau menuliskan bahwa integritas ini mampu meningkatkan kualitas pengetahuan, berpikir kritis, serta mendukung pembelajaran dan pengambilan keputusan yang lebih baik.