KabarFAB – Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menggelar rapat koordinasi persiapan perkuliahan untuk Semester Genap T.A 2025/2026 pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab untuk memastikan kesiapan administratif dan kualitas pengajaran sesuai dengan standar fakultas.


Dalam rapat tersebut, ditekankan bahwa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) menjadi instrumen krusial yang wajib disusun dan diunggah sesuai dengan Surat Edaran Fakultas. Dokumen RPS harus divalidasi dengan tanda tangan lengkap dari Gugus Kendali Mutu (GKM), Koordinator Rumpun Mata Kuliah (RMK), Dosen Pengampu, hingga Ketua Program Studi.
Akses dokumen pendukung telah disediakan melalui tautan resmi program studi untuk mempermudah sinkronisasi. Selain itu, terdapat poin-poin teknis penting bagi pengampu mata kuliah:
- Team Teaching: Dosen yang mengampu satu mata kuliah secara bersama-sama diwajibkan melakukan diskusi dan penyesuaian RPS secara kolaboratif.
- SIAKAD: Pengisian jurnal mengajar di Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) harus sinkron dan sesuai dengan poin-poin yang tercantum dalam RPS.
- Kesesuaian Keahlian: Setiap dosen wajib mengampu mata kuliah dan menghasilkan karya tulis yang selaras dengan keahlian masing-masing sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan (SK).
Sedangkan untuk menjamin kualitas keilmuan, koordinasi Rumpun Mata Kuliah (RMK) dipimpin oleh para pakar di bidangnya:
- Sastra dan Budaya: Dr. Hj. Khoiriyah, S.S., M.Ag.
- Kemahiran Bahasa Arab: Dr. Asep Suryaman, M.Pd.
- Linguistik: Syaifullah, M.Hum.
Selain fokus pada pengajaran, program studi juga memperkuat pilar penelitian dan pengabdian masyarakat dengan membentuk dua kelompok riset (Research Group). Kelompok ini dibentuk untuk memastikan pelaksanaan luaran penelitian sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas.
Program studi Bahasa dan Sastra Arab menetapkan target yang ambisius namun realistis untuk tahun akademik ini, di antaranya adalah target kelulusan mahasiswa tepat waktu yang harus mencapai minimal 70%. Di sisi akademik, standar kelulusan mata kuliah ditetapkan dengan bobot minimal 2.00 (C); mahasiswa dengan nilai di bawah standar tersebut dinyatakan tidak lulus.
Menutup agenda rapat, program studi mengumumkan dua kegiatan besar yang akan dilaksanakan tahun ini, yaitu Public Lecture dan Praktik Keahlian, sebagai upaya pengayaan wawasan bagi mahasiswa.
