Pendekatan Naratif Formal — Method, Objective, dan Significance dalam Penulisan Artikel Ilmiah

KabarFAB – Training Camp Rumah Scopus yang berlangsung di Joglo Rumah Scopus Foundation, Yogyakarta, terus berlanjut dengan sesi materi ketiga yang diisi oleh staf Rumah Scopus Indonesia. Program intensif ini, yang diikuti oleh 20 dosen Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, berfokus pada pembekalan teknis untuk menghasilkan artikel ilmiah berkualitas dan siap publikasi di jurnal bereputasi internasional. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menyusun judul yang menarik dan rumusan bagian-bagian utama dalam artikel ilmiah, yaitu Objective (Tujuan), Method (Metode), dan Significance (Signifikansi).

Dalam penulisan artikel ilmiah untuk jurnal bereputasi, terutama yang terindeks di Scopus, ketiga elemen tersebut memiliki peran krusial. Objective menjelaskan dengan jelas apa yang ingin dicapai oleh penelitian, Method menguraikan prosedur dan teknik yang digunakan, sedangkan Significance menegaskan kontribusi penelitian terhadap bidang ilmu yang bersangkutan.

Objective (Tujuan Penelitian)

Tujuan penelitian harus dirumuskan secara eksplisit dan terfokus pada masalah yang ingin dipecahkan. Penting bagi penulis untuk memastikan bahwa tujuan ini relevan dan mampu menjawab kekosongan (gap) dalam literatur yang ada. Sebagai contoh, sebuah studi berjudul “Judul Kuliner Makanan pada YouTube: Sebuah Analisis Wacana Media Digital” yang sedang ditulis oleh salah satu peserta, memiliki tujuan untuk menganalisis konstruksi linguistik pada judul konten kuliner di platform YouTube serta bagaimana judul tersebut membangun daya tarik persuasif dan makna dalam konteks interaksi digital.

Method (Metode Penelitian)

Metode penelitian perlu dijelaskan secara rinci dan sistematis agar pembaca dapat mengikuti prosedur yang digunakan dan bila perlu mereplikasi penelitian. Dalam penelitian kualitatif, seperti studi wacana media, metode yang digunakan bisa berupa analisis wacana kritis. Data diperoleh melalui pengumpulan judul-judul video kuliner populer di YouTube selama tiga bulan terakhir, dengan teknik purposive sampling berdasarkan jumlah penonton dan interaksi. Analisis dilakukan menggunakan kerangka teori Norman Fairclough untuk mengidentifikasi unsur linguistik dan strategi persuasif dalam judul.

Significance (Signifikansi Penelitian)

Bagian ini menjelaskan pentingnya penelitian serta kontribusinya pada pengembangan ilmu pengetahuan atau praktik. Penekanan diberikan pada kebaruan dan relevansi studi. Pada contoh penelitian judul kuliner di YouTube, signifikansi terletak pada kontribusinya terhadap kajian media digital dan komunikasi persuasif dalam konteks budaya kuliner. Studi ini memperkaya pemahaman tentang strategi diskursif kreator konten dalam menarik perhatian audiens dan memberikan implikasi praktis bagi pelaku digital marketing dan content creator untuk mengoptimalkan judul sebagai alat komunikasi strategis.

Selain itu, dalam sesi ini peserta juga diperkenalkan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya platform Poe.com, sebagai alat pendukung dalam proses penulisan. AI ini selain membantu dalam pencarian dan evaluasi relevansi data, identifikasi kekosongan riset terdahulu, juga bisa digunakan untuk penyusunan argumen kontribusi penelitian berdasarkan data empiris yang lebih tajam dan terstruktur.

Dengan pemahaman dan penerapan ketiga elemen utama tersebut serta pemanfaatan teknologi AI, peserta diharapkan mampu menghasilkan artikel ilmiah dengan narasi yang jelas, sistematis, dan mampu memenuhi standar jurnal internasional bereputasi.