Kunjungan Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren Al-Azhaar Lubuklinggau


KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta pada Senin (22/11/2025), menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Al-Azhaar Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dalam rangka Program Niha`ie Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yosodipuro lt. 4 Fakultas Adab dan Bahasa dan dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kunjungan ini selain diikuti oleh 31 peserta dari Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) Putra dan Putri Pondok Pesantren Al-Azhaar Lubuklinggau, juga dihadiri oleh perwakilan dari tim admisi UIN Raden Mas Said Surakarta, serta jajaran dekanat Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta.

Rombongan Pondok Pesantren Al-Azhaar Lubuklinggau dipimpin oleh KH. Nurul Ahmad, Lc., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh pimpinan Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta. Ia menuturkan bahwa Surakarta bukanlah wilayah yang asing bagi pihak pesantren, mengingat sebelumnya pernah menempuh pendidikan di Kota Solo pada periode 2010–2012. Menurutnya, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan Surakarta yang semakin maju, termasuk transformasi kelembagaan UIN Raden Mas Said Surakarta yang dahulu berstatus IAIN.

KH. Nurul Ahmad menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mempererat silaturahmi akademik, berbagi pengalaman, serta melakukan pertukaran informasi (tabādul al-‘ilm wa al-khibrah). Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bersama, baik dalam pengembangan kelembagaan maupun sebagai referensi bagi para santri yang berminat melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Pada kesempatan yang sama, pihak Pondok Pesantren Al-Azhaar juga memaparkan profil lembaga. Pesantren Al-Azhaar dirintis sejak akhir 1990-an dan terus berkembang hingga membuka program pascasarjana (S2) pada tahun 2008. Pada tahun 2025, lembaga tersebut telah bertransformasi menjadi UIN (Universitas Islam Nusantara) Al-Azhaar Lubuklinggau sebagai kelanjutan estafet perjuangan pendiri dan generasi penerusnya. Pihak pesantren berharap pertemuan ini dapat berlanjut pada kerja sama konkret dalam bentuk MoU dan MoA di bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sementara itu, sambutan balasan disampaikan oleh Wakil Dekan II Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Zainal Arifin, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan permohonan maaf apabila penyambutan belum optimal karena padatnya agenda fakultas menjelang akhir tahun. Meski demikian, pihak fakultas menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kerja sama yang berkelanjutan dengan Pondok Pesantren Al-Azhaar Lubuklinggau.

Dalam sambutannya, Dr. Zainal Arifin juga memaparkan arah pengembangan Fakultas Adab dan Bahasa, khususnya upaya peningkatan akreditasi dari tingkat unggul menuju akreditasi internasional. Berbagai aspek terus dibenahi, meliputi akademik, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kegiatan kemahasiswaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, kepala laboratorium, dosen, tim admisi, tim keuangan, serta tim humas yang hadir. Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta saat ini memiliki enam program studi, antara lain Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Arab, Sejarah Peradaban Islam, serta Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Selain itu, fakultas juga tengah mempersiapkan pembukaan program studi baru Desain Komunikasi Visual (DKV).