KabarFAB – Nama Irma Ayu Kartika Dewi, S.Pd., M.A., dosen cantik Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, kini menjadi sorotan. Dikenal sebagai akademisi yang penuh semangat sekaligus pecinta kuliner, Irma berhasil lolos hibah penelitian dengan topik unik: kuliner Keraton Mangkunegaran. Penelitian ini diberi judul “Warisan Kuliner Istana Mangkunegaran: Dari Meja Raja ke Inspirasi Makanan Halal Nusantara”. Melalui riset tersebut, Irma ingin menyingkap jejak historis menu istana yang dahulu hanya tersaji di meja raja, lalu mengkaji bagaimana tradisi itu dapat menjadi inspirasi bagi perkembangan kuliner halal di Indonesia.
Irma Ayu Kartika Dewi, S.Pd., M.A.
Dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam
Bagi saya, makanan bukan sekadar kebutuhan jasmani, tetapi juga cerminan budaya dan identitas. Kuliner istana menyimpan filosofi yang bisa kita pelajari untuk pengembangan kuliner halal masa kini.
Selain keseriusannya dalam dunia akademik, Irma juga dikenal sebagai sosok yang gemar menjelajahi berbagai cita rasa nusantara. Ia kerap membagikan pengalamannya menikmati makanan tradisional, baik di warung sederhana maupun di dapur keraton. Kecintaannya pada kuliner inilah yang kemudian menuntunnya mengangkat topik penelitian yang terbilang langka.
Penelitian ini diharapkan bukan hanya memperkaya khasanah ilmu sejarah peradaban Islam, tetapi juga membuka ruang inovasi bagi industri makanan halal di Indonesia. Dengan menelusuri warisan kuliner Mangkunegaran, Irma Ayu Kartika Dewi menegaskan bahwa makanan istana bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi juga sumber inspirasi untuk masa depan.
