Asah Berpikir Kritis, HMPS Tadris Bahasa Indonesia Gelar Kelas Menulis Opini Kreatif di Media Digital

KabarFAB – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan pelatihan softskill bertajuk Kelas Menulis Opini pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia semester 2 serta mahasiswa umum. Acara ini berlangsung di Ruang Aula Yosodipuro dan dimulai pukul 13.00 WIB.

Pelaksanaan Kelas Menulis Opini oleh HMPS Tadris Bahasa Indonesia ini merupakan bagian dari komitmen organisasi kemahasiswaan dalam mengembangkan keterampilan menulis mahasiswa sebagai generasi intelektual. Sebagai himpunan mahasiswa yang dinamis, momentum pelatihan ini dihadirkan oleh panitia untuk menjawab kesulitan mahasiswa dalam menentukan ide, mengembangkan argumen, serta menyusun kerangka opini yang menarik dan sesuai dengan karakter media digital.

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta penyampaian laporan oleh Ketua Panitia. Fina Ochtavia, sebagai Ketua Panitia kegiatan ini, memaparkan bahwa kelas intensif ini dirancang bukan sekadar untuk menggugurkan program kerja, melainkan juga sebagai pemantik keberanian awal bagi mahasiswa tingkat awal. Ia menekankan bahwa melalui tema “Strategi Menulis Opini Kreatif di Media Digital”, panitia ingin meruntuhkan dinding kecemasan mahasiswa yang sering kali merasa kurang percaya diri atau bingung saat ingin melemparkan gagasan mereka ke ruang publik.

Langkah taktis tersebut didukung penuh oleh Ketua Umum HMPS Tadris Bahasa Indonesia, Naela Cahya, yang menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai agent of social change di dunia maya. Naela menggarisbawahi bahwa di tengah banjir informasi digital, mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia harus mengambil peran sebagai produsen konten yang sehat, logis, dan berbasis data ilmiah, bukan sekadar menjadi penonton pasif di media sosial.

Ruang digital hari ini membutuhkan pasokan pemikiran yang kritis dan analitis. Melalui forum ini, kami ingin mencetak kader-kader penulis muda dari Tadris Bahasa Indonesiayang mampu mewarnai media massa dengan gagasan yang solutif,” tegas Naela Cahya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pembina HMPS Tadris Bahasa Indonesia, Dian Uswatun Hasanah, S.Pd., M.Pd. Dalam pidato pembukaannya, beliau menyampaikan pandangan visioner bahwa ketajaman pena seorang mahasiswa adalah cerminan dari kedalaman intelektual dan kepeduliannya terhadap isu sosial. Beliau menantang seluruh peserta yang hadir untuk berkomitmen menghasilkan minimal satu draf tulisan pasca pelatihan. Beliau menegaskan bahwa memiliki rekam jejak publikasi ilmiah populer di media digital merupakan salah satu indikator penting yang akan mendongkrak portofolio individu sekaligus memperkuat eksistensi mahasiswa di ranah publik.

Pelatihan ini menghadirkan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Raden Mas Said Surakarta sekaligus pegiat literasi kampus, Fathan Rizki Efendi, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparan materinya, Fathan menjelaskan secara gamblang mengenai karakteristik unik dari tulisan opini digital yang menuntut keringkasan, ketajaman analisis, serta aktualitas isu dibandingkan dengan media cetak konvensional.

Tidak hanya berbagi teori saja, ia juga memberikan tips dan trik praktis mengenai strategi memburu ide dari tren yang sedang hangat di media sosial, teknik menyusun argumen yang kokoh agar tulisan berbobot, hingga taktik menembus kurasi redaksi agar naskah sukses diterbitkan oleh media massa online. Melalui pendekatan yang interaktif, Fathan berhasil memotivasi para peserta untuk tidak takut menyuarakan gagasan kritis mereka secara bertanggung jawab di ruang publik.

Penulis

Nama : Naela Cahya | Program Studi : Tadris Bahasa Indonesia | Semester : 4 (Empat)