KabarFAB – Konferensi Internasional Tahunan Asosiasi Dosen Ilmu-ilmu Adab (ADIA) atau ADIA Annual International Conference 2025 resmi dibuka di Hotel Syariah Solo. Acara yang mempertemukan para akademisi dan delegasi dari berbagai institusi ini berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 Juli 2025 dengan mengusung tema “Cultural Resilience and Digital Literacy for a Diverse Society.”






Dalam sambutannya, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., Dekan Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta selaku tuan rumah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh hadirin. Beliau mengakui bahwa perencanaan acara ini sempat diwarnai keraguan, bahkan beberapa dekan khawatir mengenai anggaran. Namun, keyakinan untuk menyelenggarakan acara di Surakarta akhirnya menguat, dan beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota forum ADIA yang telah berkomitmen untuk hadir.
Konferensi ini dilaksanakan dengan skema campuran (blended), menggabungkan sesi daring dan luring. Meskipun sempat diragukan, ADIA Annual International Conference 2025 ini berjalan sangat baik dengan partisipasi sebanyak 99 makalah dari 22 institusi dan 109 peserta. Makalah-makalah tersebut terbagi dalam tiga kategori utama: 30 artikel untuk Sejarah dan Budaya, 40 artikel untuk Bahasa dan Sastra, serta 29 artikel untuk Perpustakaan dan Informasi.
Prof. Imam menekankan pentingnya silaturahmi dan penggunaan forum ini untuk kepentingan bersama ADIA. Mewakili panitia, Prof. Imam menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan berharap seluruh hadirin dapat membawa pulang kesan baik dari Surakarta.
