KabarFAB — Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, hari ini (01/09/2025), menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 3 untuk program studi kependidikan yang ada di Fakultas Adab dan Bahasa. Rapat ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Wakil Dekan Bidang I, Wakil Dekan Bidang II, serta tim dari Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta.



Dalam laporan awalnya, Kepala Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa, Dr. Novianni Anggraini, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan PLP 3 akan berlangsung dari tanggal 22 September hingga 3 Oktober 2025. Kegiatan ini akan diikuti oleh kurang lebih 360 mahasiswa dari program studi Tadris Bahasa Indonesia dan Pendidikan Bahasa Inggris. Pelaksanaannya akan melibatkan 25 sekolah di wilayah Surakarta dan Sukoharjo, dan 25 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dengan rasio satu DPL untuk setiap sekolah.
Beliau juga melaporkan telah melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah, dan hampir 80% sekolah sudah sepakat mengenai waktu, walau ada beberapa sekolah yang memiliki jadwal berbeda karena pada waktu yang bersamaan sedang melaksanakan Penilaian Tengah Semester. Mengenai waktu pelaksanaan PLP 3 yang bertepatan dengan perkuliahan, hal ini telah dikonfirmasikan kepada koordinator program studi masing-masing, karena hampir rata-rata mahasiswa yang mengikuti PLP 3 ini merupakan semester 7 dan mata kuliahnya sudah selesai.
Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan magang asistensi ini harus memiliki target yang terukur. Mahasiswa diharapkan dapat mengajar secara terbimbing dengan pendampingan dari guru pamong. Dengan frekuensi mengajar minimal adalah 3 kali dalam seminggu. Namun bila lebih sering tentu akan semakin baik. Selain itu, Dekan juga menyarankan agar mahasiswa nanti merekam proses mengajar guru atau diri mereka sendiri sebagai bahan evaluasi dan juga bahan tambahan penilaian bagi DPL.
Wakil Dekan Bidang I, Prof. Dr. Woro Retnaningsih, M.Pd., juga menambahkan bahwa untuk menilai kemampuan mengajar mahasiswa, akan lebih baik bila menggunakan lembar pengamatan yang diisi oleh guru pamong maupun teman sejawat.
