KabarFAB – Bagas Primaheza, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Adab dan Bahasa terpilih sebagai salah satu peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI Tahun 2026 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI ini diikuti oleh delegasi mahasiswa dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.



Acara pelepasan KKN Nusantara VI ini diselenggarakan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang juga ditunjuk sebagai penyelenggara utama kegiatan. Kegiatan ini akan berlangsung pada 15 Juli hingga 23 Agustus 2026 di kawasan Tanah Baduy, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dengan tema “Merawat Ekoteologi, Menjaga Tradisi: Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam.“
Bagas sendiri akan ditempatkan di Desa Margawangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Selama 40 hari, ia akan berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai PTKIN untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berbasis pelestarian lingkungan, budaya, dan nilai-nilai keagamaan. Kesempatan mengikuti kegiatan ini, menurutnya, akan menjadi pengalaman berharga untuk belajar pengabdian kepada masyarakat. Selain hal tersebut, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan ekoteologi. Mahasiswa diharapkan memahami persoalan sosial secara kontekstual dan mampu memberikan solusi berbasis keilmuan yang mereka miliki.
UIN Raden Mas Said Surakarta sendiri mengirimkan 8 delegasi mahasiswa untuk mengikuti KKN Nusantara VI ini. Yaitu:
- Putri Emely (Fakultas Tarbiyah)
- Azhariah Azizah Fuaddy (Fakultas Syariah)
- Avrillian Yasmin (Fakultas Tarbiyah)
- Wieke Ismatul Maula (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah)
- Syabana Avivah Nuri Handar (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah)
- Bagas Primaheza (Fakultas Adab dan Bahasa)
- Firdaus Yanuar W. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
- Adam Mubarak (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah)
Program Studi Pendidikan Bahasa sendiri terus mendorong mahasiswa untuk selalu aktif berkontribusi pada program pengabdian masyarakat, baik berskala lokal maupun nasional sebagai salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi.
