KabarFAB – Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Program Magang Reguler bagi mahasiswa program studi non kependidikan. Acara yang diselenggarakan secara daring ini diikuti oleh 63 Mahasiswa yang belum melaksanakan magang mandiri dari program studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Sastra Inggris (SI), Sejarah Peradaban Islam (SPI), serta Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII). Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa, Shabrina An Adzhani, M.A., Beliau memberikan pemaparan tentang beberapa perubahan regulasi magang, peta studi, skema penempatan, serta aspek teknis pelaksanaan magang profesional tahun 2026.



Berbeda dengan Magang 1 yang hanya berupa orientasi lapangan atau kunjungan satu hari, Magang 2 merupakan program magang riil di mana mahasiswa terjun langsung ke dunia industri selama minimal satu hingga maksimal dua bulan. Rangkaian program ini dirancang agar mahasiswa dapat merasakan atmosfer lingkungan kerja profesional secara nyata. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat membentuk sikap tangung jawab, melatih kedisiplinan, serta mengasah keterampilan komunikasi yang tidak didapatkan di bangku perkuliahan. Kehidupan di dunia kerja menuntut kemandirian penuh, di mana setiap kelalaian tugas atau kehadiran akan langsung berimplikasi pada sanksi administratif berupa surat peringatan hingga pemotongan hak finansial, sebuah realitas yang berbeda dengan lingkungan akademik kampus.
Fakultas melakukan beberapa evaluasi terhadap pelaksanaan magang jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya, magang dilaksanakan pada awal semester enam yang berisiko mengganggu fokus mahasiswa terhadap mata kuliah teori, sehingga pada tahun 2026 ini Magang 2 digeser ke pertengahan semester tujuh menuju semester delapan, dengan rentang pelaksanaan dari bulan Agustus hingga awal Oktober. Konsekuensinya adalah, pengisian kartu rencana studi (KRS) untuk mata kuliah Magang 2 wajib diinput oleh mahasiswa pada bulan Agustus mendatang. Meskipun demikian, mahasiswa semester tujuh diimbau untuk tetap berkoordinasi dengan pembimbing akademik masing-masing karena masih terdapat kewajiban mengambil mata kuliah kelas, karena di semester tersebut di beberapa program studi masih terdapat mata kuliah.
Berdasarkan pemetaan awal yang telah dijaring pihak unit laboratorium, para peserta diklasifikasikan ke dalam tiga skema besar. Skema pertama adalah Magang Mandiri Selesai, yang mayoritas diisi oleh mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Sejarah Peradaban Islam, dan Bahasa dan Sastra Arab yang telah menyelesaikan program magang secara mandiri di lingkungan internal kampus atau perpustakaan terdekat sebelum bulan Juli, sehingga mereka kini tinggal menyusun laporan serta logbook harian.
Skema kedua adalah Magang Mandiri Berjalan, di mana mahasiswa memilih sendiri instansi mitranya namun baru akan melaksanakan magang pada periode Agustus hingga Oktober. Pihak fakultas memberikan batas waktu konfirmasi dari instansi tujuan maksimal pada tanggal 13 Juli 2026. Apabila mahasiswa belum mendapatkan kepastian hingga tanggal tersebut, mereka akan otomatis dialihkan ke skema ketiga, yaitu Magang Reguler, di mana penempatan kerja akan diplotkan langsung oleh fakultas di wilayah Soloraya.
Untuk menampung para peserta skema reguler, sejumlah mitra instansi strategis telah menyatakan kesiapannya untuk menerima mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa. Beberapa di antaranya meliputi Masjid Agung Surakarta yang siap menerima sekitar sepuluh mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab, Museum Sangiran dengan kuota tiga mahasiswa, Penerbit Tiga Serangkai untuk mahasiswa program studi Sastra Inggris dan Bahasa dan Sastra Arab dengan durasi dua bulan, Harian Solopos dengan kuota dua mahasiswa, serta RRI Surakarta dengan kuota tujuh mahasiswa. Selain itu, tersedia pula penempatan di PT. AWK Holiday Tour & Travel untuk kompetensi pemanduan, Kementerian Agama Boyolali dan Surakarta yang diarahkan pada bagian urusan haji atau penyuluhan, serta Rumah Atsiri Indonesia yang mewajibkan pengajuan proposal kelompok bagi mahasiswa yang berminat. Sedangkan untuk mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, penempatan akan difokuskan di lingkungan perpustakaan kampus.
Rangkaian pelaksanaan Magang 2 ini akan dikawal oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang daftarnya dirilis pada akhir Juli mendatang, yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan grup koordinasi mahasiswa. DPL memiliki peran penting mulai dari melakukan seremonial penyerahan mahasiswa ke instansi pada hari pertama, melakukan monitoring berkala, hingga mengakumulasikan nilai akhir gabungan bersama pembimbing dari pihak instansi. Guna menjaga kelancaran akademik, Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa menargetkan seluruh program magang harus sudah selesai secara serentak pada tanggal 10 Oktober 2026. Dengan perkuliahan semester tujuh yang dimulai pada 30 Agustus, pihak fakultas telah mengondisikan agar kegiatan perkuliahan teori di kelas dapat berjalan serempak pada bulan Oktober tanpa ada mahasiswa yang tertinggal akibat izin magang yang terpisah-pisah.
Sosialisasi ini diakhiri dengan pengarahan mahasiswa ke dalam fasilitas ruang diskusi kelompok berdasarkan program studi masing-masing, guna melakukan koordinasi teknis yang lebih spesifik.
