KabarFAB – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, Lilik Istiqomah, M.Hum., M.Pd., Ph.D (Cand), dipercaya sebagai salah satu keynote speaker dalam The 5th IRECALL (Indonesian Researchers for Language Learning and Teaching) International Conference. Kegiatan ini diselenggarakan pada 27–28 Maret 2026 di Hotel Siliwangi, Semarang, dengan mengusung tema “Revisiting Language Medium Instruction in Local Context.”

Dalam forum ilmiah tersebut, Lilik Istiqomah memaparkan gagasan mengenai pentingnya peninjauan kembali praktik English-Medium Instruction (EMI) di perguruan tinggi Islam melalui perspektif penerjemahan sebagai jembatan interkultural. Selama ini, EMI kerap dipahami sebagai penggunaan bahasa Inggris secara penuh dalam proses pembelajaran. Namun demikian, pendekatan tersebut dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi konteks lokal, identitas keislaman, serta latar belakang linguistik mahasiswa.

Oleh karena itu menurutnya perlu adanya pendekatan yang lebih kontekstual dan inklusif. Melalui perspektif penerjemahan, proses pembelajaran tidak hanya dipandang sebagai aktivitas linguistik semata, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang memungkinkan mahasiswa menghubungkan pengetahuan global dengan nilai-nilai lokal dan religius. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengguna bahasa Inggris, tetapi juga mampu memaknai serta mentransformasikan pengetahuan lintas budaya secara lebih mendalam.
Lebih lanjut, dalam pandangannya integrasi penerjemahan dalam EMI dinilai berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman konseptual, keterlibatan mahasiswa (student engagement), serta penguatan literasi akademik multibahasa. Pendekatan ini menjadi semakin relevan dalam konteks pendidikan tinggi Islam yang berupaya menjaga keseimbangan antara tuntutan globalisasi dan pelestarian nilai-nilai lokal.
