KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Career Development Planning (CDP) bagi calon wisudawan ke 61 tahun 2026 pada Senin (6/4/2026) bertempat di Aula Yosodipuro lantai 4. Kegiatan ini mengusung tema “Giras dan Cerdas dalam Menghadapi Dunia Kerja yang Makin Cadas” dan diikuti oleh 137 calon wisudawan ke-61 Fakultas Adab dan Bahasa.







Acara ini dimulai pukul 08.30 WIB dengan menghadirkan narasumber Agustina Mega Purnamawati, S.Sos., M.A. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para calon alumni dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini serta pentingnya mempersiapkan lulusan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek kepribadian dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Beliau menyatakan hingga saat ini masih terdapat kesenjangan antara jumlah lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja (link and match), sehingga persaingan menjadi hal yang tidak terhindarkan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya dialami oleh lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) saja, namun juga dialami oleh seluruh lulusan perguruan tinggi negeri maupun swasta secara umum.
Dekan menegaskan bahwa lulusan PTKIN memiliki daya saing yang tidak kalah dengan lulusan perguruan tinggi lain. Ia mencontohkan pengalaman lulusan Program Studi PGMI yang pada awalnya mengalami kendala dalam penerimaan di dunia kerja, namun pada perkembangannya justru mampu bersaing bahkan lebih banyak diterima dibandingkan lulusan PGSD. Hal ini menunjukkan bahwa faktor kebijakan dan persepsi dapat berubah seiring waktu.
Dalam konteks persaingan kerja, Dekan juga menekankan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hanya menjadi syarat dasar dalam proses seleksi. Tahapan berikutnya sangat ditentukan oleh aspek lain, terutama karakter dan integritas pribadi. Ia menegaskan bahwa kejujuran, semangat tinggi, dan kepribadian yang kuat menjadi faktor penentu dalam pengambilan keputusan akhir oleh pemberi kerja.
“Skill dapat ditingkatkan dengan relatif mudah, namun kepribadian membutuhkan proses panjang untuk dibentuk. Oleh karena itu, integritas dan karakter harus menjadi perhatian utama,” ungkapnya.
Selain itu, para calon alumni juga berpesan untuk tidak hanya mengandalkan nilai akademik yang bagus saja, namun juga melengkapinya dengan sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan atas keterampilan yang dimiliki. UIN Raden Mas Said Surakarta sendiri telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Dengan adanya ijazah, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), serta sertifikasi kompetensi, lulusan diharapkan memiliki portofolio yang lebih kuat.
Dekan juga mengingatkan agar para lulusan tidak terpaku pada pilihan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) semata, melainkan terbuka terhadap berbagai peluang karier lain yang tersedia. Ia juga menekankan pentingnya memiliki semangat pantang menyerah yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi para calon alumni Fakultas Adab dan Bahasa dalam menapaki dunia kerja serta meningkatkan kesiapan mereka untuk bersaing secara profesional dan berintegritas.
