KabarFAB – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Professional Communication and Public Speaking as a Tool for Personal Branding” pada Rabu, 11 Februari 2026 di Aula Yosodipuro Gd. Fakultas Adab dan Bahasa. Workshop ini ditujukan guna peningkatan kemampuan komunikasi profesional dan keterampilan berbicara mahasiswa di depan umum sebagai bekal penting dalam membangun personal branding, baik di lingkungan akademik maupun dunia profesional.





Wakil Dekan Bidang II Fakultas Adab dan Bahasa, Dr. Zainal Arifin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Ia menegaskan bahwa kemampuan komunikasi merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa di era global. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara jelas, sistematis, dan meyakinkan.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Muntaha, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini sejalan dengan visi program studi dalam mencetak lulusan yang memiliki kecakapan berbahasa serta keterampilan komunikasi profesional. Ia berharap acara hari ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas keterampilan non-teknis (soft skills) mahasiswa sebagai calon pendidik maupun profesional di masa mendatang.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Maulida Fitria, S.Hum., salah seorang awardee Beasiswa Unggulan program Magister (S2) di Universitas Gadjah Mada. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa komunikasi profesional dan public speaking sangat berperan penting dalam membentuk citra diri yang positif dan kredibel. Beliau memperkenalkan konsep ACTION sebagai strategi komunikasi yang meliputi Attention, Center, Content, Trust, Intention, Orientation, dan Now We Begin. Konsep tersebut dapat digunakan sebagai panduan dalam menyusun dan menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens.
“Public speaking bukan sekadar berbicara di hadapan banyak orang, tetapi bagaimana kita mampu menyampaikan gagasan secara terstruktur, percaya diri, dan mencerminkan kepribadian profesional,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, dalam kegiatan ini juga terdapat sesi praktik dan diskusi interaktif. Peserta berkesempatan mempraktikkan teknik public speaking yang efektif, mulai dari pengaturan intonasi suara, penggunaan bahasa tubuh, hingga penyusunan pesan yang persuasif. Peserta terlihat sangat antusias sepanjang kegiatan berjalan.
Ketua HMPS Pendidikan Bahasa Inggris, Aqiela Zuhrotun Amalia, menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan salah satu bentuk komitmen HMPS dalam mendukung pengembangan keterampilan non-akademik mahasiswa. Sementara itu, Ketua Pelaksana, Rohman Dwi Julianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pengembangan diri mahasiswa, khususnya di bidang komunikasi profesional.
