Rapat Koordinasi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab: Standarisasi RPS dan Target Kelulusan Mahasiswa

KabarFAB – Mengawali semester Genap 2025/2026, Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta melaksanakan rapat koordinasi pada Selasa (27/1) untuk menetapkan standar operasional pengajaran dan target capaian akademik tahun 2026. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan administrasi instruksional dan sinkronisasi kualitas pengajaran. Rapat ini dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab ini dipimpin oleh Koordinator Program Studi, Rumpoko Setyo Jatmiko, S.S., M.A.

Sesuai Surat Edaran tingkat fakultas, seluruh dosen diwajibkan mengunggah Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah divalidasi oleh Gugus Kendali Mutu (GKM), Koordinator Rumpun Mata Kuliah, dan Ketua Program Studi. Standardisasi ini diikuti dengan kewajiban sinkronisasi bagi tim pengajar (team teaching) agar materi yang disampaikan konsisten. Selain itu, pengisian jurnal mengajar pada sistem informasi akademik (SIAKAD) harus disesuaikan sepenuhnya dengan RPS yang telah disusun.

Pada pertemuan tersebut juga dipertegas dengan pembagian Rumpun Mata Kuliah (RMK) untuk menjamin kesesuaian antara kepakaran dosen dengan mata kuliah yang diampu. Rumpun Sastra dan Budaya dikoordinasikan oleh Dr. Hj. Khoiriyah, S.S., M.Ag., Kemahiran Bahasa Arab oleh Dr. Asep Suryaman, M.Pd., dan bidang Linguistik oleh Syaifullah, M.Hum.

Selain fokus pada pengajaran, program studi juga mulai memacu produktivitas dosen melalui pembentukan dua kelompok riset atau Research Group. Kelompok ini dirancang secara khusus untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis luaran yang mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas. Anggota kelompok tersebut mencakup seluruh jajaran dosen tetap prodi yang semuanya diharapkan mampu berkolaborasi menciptakan inovasi baru di bidang Bahasa dan Sastra Arab. Di sisi lain, mahasiswa akan diajak terlibat aktif dalam dua agenda besar tahun ini, yakni public lecture dan program praktik keahlian yang dirancang untuk memperkaya wawasan praktis mereka.

Dalam upaya menjaga standar mutu, program studi menetapkan target kelulusan tepat waktu sebesar 70% pada tahun ini. Batas kelulusan mata kuliah ditetapkan dengan bobot nilai minimal 2.00 atau nilai C. Mahasiswa yang memperoleh nilai di bawah standar tersebut dinyatakan tidak lulus dan wajib mengulang mata kuliah terkait. Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan standar akademik yang telah ditetapkan.