KabarFAB – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan “Library Festival 2025”, sebagai puncak rangkaian kegiatan HMPS Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam sekaligus penutupan program kerja tahunan.




Acara Library Festival 2025 ini mengusung tema “Lokalita: Lokalitas Karya Literasi Nusantara”, berlangsung pada Senin, 20 Oktober 2025, dengan menghadirkan dosen, mahasiswa, dan pengurus HMPS Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Diselenggarakan dalam dua sesi di Gedung Graha UIN Raden Mas Said Surakarta, kegiatan ini menjadi wadah apresiasi kreativitas literasi, kompetisi akademik, serta penguatan identitas mahasiswa dalam dunia kepustakawanan.



Sesi pertama berlangsung pada pukul 08.00–12.00 WIB, dan diisi dengan seminar “Literasi dan Perpustakaan” yang menghadirkan narasumber Andriyanto, S.S., M.Pd. (Owner Penerbit Lakeisha) dan dimoderatori oleh Yanda Farel Ardaniya. Dalam pemaparannya, beliau mengangkat materi seputar masa depan dunia perpustakaan, motivasi akademik bagi mahasiswa ilmu perpustakaan, serta peluang besar dalam bidang penerbitan dan industri literasi. Sesi ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Syarhabil, Ketua Umum HMPS Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, M. Abdullah Muhlish M., serta Wakil Dekan Bidang III Fakultas Adab dan Bahasa, Dr. Aly Mashar, S.Pd., M.Hum. yang menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ajang peningkatan kompetensi sekaligus ruang kolaborasi antar mahasiswa.
Sesi kedua yang digelar pukul 13.00–15.00 WIB merupakan acara puncak festival, menampilkan kompetisi dari tiga angkatan program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam dalam tiga kategori lomba, yaitu Film Pendek, Poster Digital, dan Show Computation. Empat dewan juri kehormatan yang hadir yaitu Nuning Hasanah, S.IP., M.IP., Mega Alif Marintan, S.Hum., M.Hum., Aan Ratmanto M.A. dan Syihabumilla, S.Ag., S.S., M.Hum.
Mereka memberikan penilaian profesional terhadap penampilan peserta show computation serta menentukan juara untuk kategori poster digital dan film pendek. Sesi ini dipandu oleh dua host aktif dan enerjik, Febrio Sefa Aqda F. dan Lathifa Choirunisa S. dan ditutup dengan sesi bernyanyi bersama sebagai simbol kebersamaan dan integrasi keluarga besar Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.
Pelaksanaan Library Festival 2025 ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, antara lain sebagai ruang ekspresi dan aktualisasi diri melalui karya literasi dan media kreatif, penguatan soft skills seperti komunikasi, kreativitas, dan kerja tim, serta peningkatan wawasan mengenai prospek dunia literasi, perpustakaan, dan penerbitan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi yang berkarakter lokal, membangun kebanggaan terhadap identitas keilmuan perpustakaan, mempererat hubungan antar angkatan, dan mendukung tumbuhnya komunitas akademik yang produktif dan inovatif di lingkungan program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Melalui Library Festival 2025, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna informasi, namun juga pencipta karya yang berkontribusi bagi perkembangan literasi Nusantara.
