Pelepasan 277 Alumni Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

KabarFAB – Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, bekerja sama dengan Ikatan Alumni Fakultas Adab dan Bahasa (IKAFAB), telah menyelenggarakan acara Pelepasan Wisuda ke-60. Kegiatan ini berlangsung di Amanah Ballroom, Hotel Multazam, Solo, pada Jumat, 14 November 2025.

Sebanyak 277 alumni secara resmi dilepas dalam acara yang mengusung tema “Bridging the Past, Inspiring the Future, Celebrating Knowledge, Character, and Legacy”. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan, mulai dari Dekanat, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, hingga Koordinator Program Studi di lingkungan Fakultas Adab dan Bahasa.

Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. H. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada seluruh alumni karena telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam kehidupan mereka. Setiap waktu, fakultas Adab dan Bahasa terus menerus melakukan upaya percepatan studi bisa dilakukan. Percepatan bukan dimaknai menurunkan mutu atau menunda kelulusan sampai ada program percepatan. Namun percepatan yang dimaksud sebenarnya adalah bagaimana fakultas melalui program studi yang ada didalamnya mengawal mahasiswa agar bisa lulus tepat waktu mengikuti tahapan perkuliahan yang sudah dirancang.

Beliau juga mengingatkan bahwa kesuksesan adalah hasil dari sebuah proses dan hukum kausalitas, bukan sesuatu yang diraih secara instan. Beliau memulai sebuah pantun:

“di Surakarta terdapat dua istana, keduanya punya pemimpin yang belia. hari ini kalian semua sudah sarjana, saatnya menyambut masa depan dengan penuh asa”.

Beliau menegaskan bahwa kesuksesan adalah hasil dari sebuah proses dan hukum kausalitas, bukan sesuatu yang diraih secara instan.

Maka, Prof. Imam menitipkan tiga pesan utama kepada para alumni. Yang pertama, pentingnya membangun mindset sebagai pemenang dan senantiasa berpikir positif. Kedua, di era digital, personal branding sangat penting. Teknologi secara otomatis memprofil kita melalui jejak digital seperti halnya sosial media. Beliau menyarankan alumni memanfaatkan platform profesional seperti LinkedIn untuk membranding diri secara positif. Ketiga, alumni didorong untuk terus memanfaatkan sumber daya dan memperluas jejaring, bisa melalui wadah IKAFAB. Beliau juga menekankan signifikansi partisipasi alumni dalam tracer study untuk pengembangan institusi.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan pesan dengan pendekatan yang unik. Beliau menggunakan konsep retorika Arab, Ilmu Badi’ Muqabalah (perlawanan makna), untuk menggambarkan pilihan jalan hidup yang “terang” atau “gelap”.

Merujuk pada tafsir Imam Al-Qurtubi terhadap Surat Al-Lail (ayat 5-10), Rektor menjabarkan tiga kunci utama untuk meraih kehidupan yang “terang” atau penuh kemudahan (Yusro). Tiga kunci tersebut adalah A’tha (kemauan untuk memberi, baik dalam bentuk gagasan, harta, maupun tenaga), Wattaqo (bertakwa dengan menghindari larangan Allah, termasuk perbuatan yang menyakiti orang lain), dan Shaddaqa bil Husna (membenarkan serta meyakini kebaikan dan kebenaran).

Rektor juga mengingatkan agar para alumni tidak melupakan almamater dan terus menjalin silaturahmi serta berkontribusi melalui IKAFAB.

Mewakili wisudawan, Aulia Khairunnisa, S.Pd., yang juga merupakan wisudawati terbaik Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, menyampaikan refleksi perjalanan mereka. Ia mengenang kembali masa awal perkuliahan yang penuh harapan dan keraguan, serta tantangan adaptasi teknologi di masa pandemi. Aulia menekankan bahwa proses pembelajaran dan pendewasaan yang telah mereka lalui jauh lebih berharga daripada sekadar nilai.

Prosesi pelepasan ini bukanlah titik akhir, melainkan hanya tanda koma dalam kalimat panjang perjalanan hidup kita,” tegasnya. Ia mengajak rekan-rekannya untuk menyambut dunia yang menunggu kontribusi nyata dengan berbekal dua hal penting: ilmu dan adab. “Ilmu untuk menerangi jalan kita, dan adab untuk menjaga arah langkah kita. Karena tanpa keduanya, kesuksesan akan kehilangan maknanya,” pungkasnya.

Acara pelepasan ini juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada para wisudawan berprestasi. Berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan:

Wisudawan/Wisudawati Alumni Terbaik Program Studi:

  • Sastra Inggris: Hanna Dorina Riska Saputri, S.Hum.
  • Pendidikan Bahasa Inggris: Aulia Khoirun Nisa, S.Pd.
  • Tadris Bahasa Indonesia: Dinda Yuliana, S.Pd.
  • Bahasa dan Sastra Arab: Aulia Ulinnuha, S.Hum.
  • Sejarah Peradaban Islam: Siti Rohmawati, S.Hum.

Wisudawan/Wisudawati Alumni dengan Prestasi Non-Akademik Terbaik:

  • Revia Ardiningish, S.Pd.
  • Tyas Maharani, S.Pd.
  • Mega Koesdiyana Putri, S.Pd.

Wisudawan/Wisudawati Alumni dengan Prestasi Tahfidz 30 Juz:

  • Affifah Choirunnisa’, S.Hum.
  • Siti Muannisatun Nisa, S.Hum.

Pemenang Lomba Foto “Lensa Perpisahan” bertema “Abadikan Momen Terakhir di Kampus sebelum Toga Menutup Cerita”

  • @kamelody_(Diya Ika Purwati, S.Pd.)
  • @andreahasfin (Andrea Qaulan Tsaqila Hasfin, S.Pd.)
  • @fikri.fathoni.712 (Fikri Fathoni, S.Hum.)

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan alumni dari pihak Fakultas Adab dan Bahasa kepada Ikatan Alumni (IKAFAB), untuk menandai dimulainya babak baru bagi para sarjana sebagai bagian dari keluarga besar alumni Fakultas Adab dan Bahasa.