KabarFAB – Sebanyak 120 mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan visit industri ke Studio Trans Jakarta. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk mengenal industri media dan penyiaran, sekaligus memahami peran strategis broadcast dalam perkembangan komunikasi modern.




Kegiatan ini dibuka oleh tim kerja sama Studio Trans yang diwakili oleh Mas Adib. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya keterampilan komunikasi dan kreativitas dalam dunia penyiaran, terutama di tengah persaingan industri media yang semakin dinamis. Adib menekankan bahwa dunia broadcast tidak hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan secara efektif dan membangun kedekatan dengan audiens.
Dari pihak kampus, sambutan disampaikan oleh Dr. Muhammad Zainal Muttaqien, M.Hum., selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis program studi dalam memperluas cakrawala mahasiswa, khususnya terkait praktik media dan budaya populer. Ia berharap pengalaman langsung di Studio Trans mampu menginspirasi mahasiswa untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan keterampilan komunikasi publik maupun riset terkait media.
Selama kunjungan, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar berbagai aspek penyiaran, mulai dari teknik broadcast, pengoperasian studio, hingga praktik menjadi news anchor. Mereka juga diperkenalkan dengan dinamika produksi program televisi, termasuk bagaimana tim redaksi bekerja merancang tayangan yang informatif sekaligus menarik bagi masyarakat luas.
Kegiatan visit industri ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai dunia media bagi mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Adab dan Bahasa. Selain memperkuat pengetahuan teoritis yang diperoleh di kelas, pengalaman langsung di Studio Trans juga membuka ruang dialog tentang peluang karier di industri penyiaran. Bagi mahasiswa, momen ini menjadi bekal berharga untuk mengasah keterampilan, memperluas jaringan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan peran strategis media dalam kehidupan sosial dan budaya.
