Hidupkan Kembali Majapahit, Dosen Sastra Inggris Raih Dana Hibah Indonesiana

KabarFAB – SF. Lukfianka Sanjaya Purnama, M.Hum., dosen Program Studi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Bahasa, berhasil meraih dana hibah Program Dana Indonesiana dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Melalui pendanaan ini, Lukfianka akan mengembangkan proyek bertajuk “Ra Semi: Menghidupkan Majapahit Melalui Visual Novel Interaktif untuk Generasi Digital”, yang mengangkat visualisasi kisah-kisah dalam Kitab Pararaton.

Proyek ini bertujuan menghadirkan kembali catatan sejarah dan mitologi para raja dari Dinasti Rajasa pada masa Kerajaan Singhasari hingga Majapahit melalui pendekatan digital interaktif. Dengan memanfaatkan model visual novel, karya ini menggabungkan teks, ilustrasi, suara, dan interaktivitas, sehingga pembaca tidak hanya menikmati cerita, tetapi juga dapat mengeksplorasi pilihan-pilihan alur yang mendekatkan mereka pada nilai-nilai budaya dan sejarah Nusantara.

Dalam wawancara bersama tim redaksi, Lukfianka menceritakan awal mula keterlibatannya pada proyek ini.

“Cerita awal saya join penelitian ini karena memang sejak awal tertarik dengan sejarah kerajaan di Jawa. Saya juga sempat membuat game dengan latar sejarah Jawa. Ketika melihat ada pengumuman program ini, saya tertarik untuk membuat game dengan mengangkat latar Kerajaan Majapahit yang lebih epik dan kompleks ceritanya. Sumber utama yang saya gunakan adalah Kitab Pararaton, sedangkan sumber tambahannya Kitab Negarakretagama atau Desyawarnana,” jelasnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Fakultas Adab dan Bahasa dalam mewujudkan visi glokalisasi yang digaungkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, yaitu mengangkat nilai-nilai budaya lokal dengan inovasi global. Melalui proyek Ra Semi, Program Studi Sastra Inggris juga semakin menunjukkan kontribusinya tidak hanya pada pengembangan riset kebudayaan, tetapi juga pada industri kreatif digital. Capaian ini diharapkan membuka peluang kolaborasi lintas bidang, sekaligus memperkuat peran UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai perguruan tinggi berbasis keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. (Arkh)