Dosen Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Mengajar di Dua Benua: Asia dan Amerika

KabarFABDua dosen dari Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Adab dan Bahasa, UIN Raden Mas Said Surakarta, yakni Elita Ulfiana, M.A., dan Dr. Elen Inderasari, M.Pd., menorehkan prestasi internasional dalam bidang pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang menjangkau dua benua, Asia dan Amerika.

Elita Ulfiana, M.A. yang tercatat aktif sebagai pengajar dalam program BIPA yang diselenggarakan oleh Musa Asiah Foundation Organisation, Kamboja. Program ini dilaksanakan secara daring dari bulan September hingga Desember 2024 setiap Selasa malam, dan diikuti oleh peserta asal Kamboja. Selain itu, pada 27 Februari 2025, Elita juga berkesempatan mengajar BIPA secara daring di Fujian Polytechnic Normal University, Tiongkok. Pengajaran ini mengangkat materi BIPA yang dikemas dengan muatan budaya Indonesia.

Kegiatan pengajaran di kedua negara tersebut difasilitasi oleh lembaga Menara Bahasa, yang dipimpin oleh Dr. Wati Istanti, M.Pd. selaku direktur. Melalui kerja sama ini, nilai-nilai budaya Indonesia turut diperkenalkan secara luas kepada masyarakat internasional.

Sementara itu, Dr. Elen Inderasari, M.Pd. turut menunjukkan kiprah internasionalnya melalui partisipasi dalam program BIPA Internship yang diselenggarakan oleh Yale University, Amerika Serikat, bekerja sama dengan ADOBSI (Asosiasi Dosen BIPA Seluruh Indonesia). Program ini berperan penting dalam memperkuat relasi akademik antarnegara serta menjadi jembatan dalam pengajaran Bahasa Indonesia di ranah global.

Sebagai bentuk konkret dari kolaborasi internasional tersebut, Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta telah menjalin kerja sama formal dalam bentuk Implementation Agreement (IA) dengan dua institusi mitra, yaitu Fujian Polytechnic Normal University (Tiongkok) dan Southeast Asia Studies di Yale University (Amerika Serikat). Kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang mendukung mobilitas akademik serta pertukaran keilmuan secara lebih luas.

Upaya para dosen ini mencerminkan semangat glokalisasi yang diusung oleh UIN Raden Mas Said Surakarta sekaligus memperluas peran Bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia yang memiliki nilai strategis dalam diplomasi budaya dan pendidikan internasional. Kegiatan ini juga menjadi medium diplomasi budaya dan penguatan identitas bangsa di kancah global.