KabarFAB — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Magang 1 pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026, Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh jajaran dekanat, Kepala Unit Laboratorium, perwakilan mahasiswa penanggung jawab kelas dari masing-masing program studi, serta perwakilan dari PT. AWK Best Holiday selaku mitra vendor perjalanan. Rapat dilaksanakan secara hybrid dari Ruang Rapat Dekanat Fakultas Adab dan Bahasa mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.





Kegiatan Magang 1 merupakan bagian dari kurikulum wajib bagi seluruh program studi non-kependidikan di lingkungan Fakultas Adab dan Bahasa, yakni Program Studi Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Arab, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, serta Sejarah Peradaban Islam. Hal ini disampaikan oleh Dr. Novianni Anggraini, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Unit Laboratorium Fakultas Adab dan Bahasa dalam paparannya. Beliau menjelaskan bahwa Magang 1 ini berbobot 2 SKS dan bertujuan memberikan pengalaman awal mahasiswa di dunia kerja yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.
Terdapat dua skema pelaksanaan magang, yaitu Magang 1 Reguler dan Magang 1 Mandiri. Magang Reguler akan dilaksanakan di lingkungan Kota Surakarta melalui kerja sama yang telah terjalin antara fakultas dengan berbagai instansi. Sementara itu, Magang Mandiri ditujukan bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman yang lebih luas di luar kota, dengan lokasi magang yang dipilih secara mandiri oleh mahasiswa melalui kesepakatan bersama dengan Penanggung Jawab (PJ) kelas. Untuk tahun ini, rencana kegiatan Magang 1 Mandiri akan diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 2025 dengan tujuan ke Jakarta dan Bandung. Instansi tujuan mencakup lembaga-lembaga nasional seperti Perpustakaan Nasional, Arsip Nasional, Kementerian Agama, dan Dinas Sejarah Angkatan Darat Bandung.
Mahasiswa yang mengikuti Magang 1 Mandiri akan dikoordinasikan secara langsung dengan pihak biro perjalanan oleh masing-masing PJ kelas. Penunjukan vendor, termasuk dalam hal ini PT. AWK Best Holiday, dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa tanpa intervensi fakultas. Pembiayaan tambahan seperti transportasi dan akomodasi ditanggung oleh mahasiswa peserta magang mandiri.
Wakil Dekan Bidang 1, Prof. Dr. Woro Retnaningsih, M.Pd., dalam pemaparannya menyatakan bahwa kegiatan magang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran nyata dunia kerja, keterampilan praktis tambahan, dan peluang jejaring yang bermanfaat untuk pengembangan karier. Selain itu, beliau menekankan pentingnya sikap kritis, keterbukaan untuk belajar, dan inisiatif selama mengikuti program magang.
Sementara itu, Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa program magang menjadi salah satu unsur utama dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Menurut beliau, program magang dalam bentuk penuh selama satu semester masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam mencari instansi mitra yang bersedia menerima mahasiswa dalam kurun waktu tersebut. Meski demikian, fakultas terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan magang, termasuk membuka peluang magang di tingkat nasional hingga internasional.
Prof. Imam juga menegaskan bahwa beban magang sebanyak 2 SKS ini tidak hanya berorientasi pada kehadiran fisik mahasiswa di lokasi magang, tetapi juga mencakup proses persiapan, riset, pelaksanaan kegiatan, dan penyusunan laporan akhir. Oleh karenanya untuk mendukung kegiatan tersebut, mahasiswa akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta Koordinator Program Studi.
Dalam hal pembiayaan, beliau menegaskan bahwa fakultas tidak menarik pungutan apa pun dari mahasiswa. Biaya untuk skema Magang 1 Mandiri ini bersifat mandiri dan diatur secara mandiri antara mahasiswa dengan biro perjalanan yang ditunjuk. Hal ini menandakan bahwa skema Magang 1 Mandiri bersifat opsional. Mahasiswa yang memiliki kendala finansial atau alasan lainnya disarankan untuk mengikuti skema Magang 1 Reguler.
Perwakilan dari PT. AWK Best Holiday yang turut hadir dalam rapat memberikan penjelasan bahwa mekanisme pembayaran magang dilakukan langsung oleh mahasiswa kepada pihak vendor, termasuk opsi pembayaran secara cicilan. Biaya program juga disesuaikan dengan lokasi tujuan masing-masing program studi, sehingga ada perbedaan biaya diantara program studi.
Sementara itu Wakil Dekan Bidang 3, Dr. Aly Mashar, S.Pd.I., M.Hum., menambahkan bahwa hak-hak mahasiswa tetap diberikan secara proporsional dan adil baik dalam skema Magang Reguler maupun Mandiri. Mahasiswa dari kedua skema berhak memperoleh fasilitas pendampingan DPL, konsumsi, narasumber, serta media publikasi seperti backdrop kegiatan. Semua komponen pelaksanaan merujuk pada standar biaya dan prosedur penganggaran yang berlaku di lingkungan kementerian.
Sebagai bagian dari upaya membangun personal branding, mahasiswa juga didorong untuk melakukan dokumentasi kegiatan magang secara aktif melalui berbagai media sosial, meskipun hal ini bersifat tidak wajib. Melalui rapat ini, Fakultas Adab dan Bahasa menegaskan komitmennya untuk memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi para mahasiswa serta membuka ruang-ruang kolaborasi yang lebih luas dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), demi mendukung capaian profil lulusan yang adaptif dan unggul di tengah tantangan zaman.
